• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

WARTA SIGAP POLISI

Jadi Percontohan, Polda Jabar Luncurkan e-Dumas

14 February
15:42 2020
1 Votes (5)

KBRN, Bandung: Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri Komjen Pol Moechgiyarto mengapresiasi terebosan yang dilakukan Polda Jawa Barat untuk meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat,  dengan meluncurkan Posko dan Aplikasi elektronik pengaduan masyarakat (e-Dumas) terpadu. Aplikasi dan posko pengaduan masyarakat secara elektronik itu, nantinya ungkap Moechgiyarto menjadi percontohan bagi Polda lainnya di Indonesia.

“Posko ini dibangun untuk supaya betul-betul menampung aspirasi masyarakat yang mempunyai permasalahan, mungkin dalam prosesnya itu terjadi keterlambatan dan sebagainya. Dia (masyarakat) dapat melaporkan ke Dumas terpadu. Nah ini akan kita tindaklanjuti, supaya betul-betul apa yang dilaporkan masyarakat itu bisa kita penuhi,”ungkap Moechgiyarto kepada wartawan di sela peluncuran Posko dan Aplikasi e-Dumas terpadu polda Jawa Barat, di Mapolda Jawa Barat Jumat (14/2/2020).

Ia menambahkan, untuk prioritas Posko dan aplikasi e-Dumas terpadu ini akan diterapkan di Kepolisian Daerah (Polda) tipe A, seperti di Jawa, Bali, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

“Ini yang pertama. Makanya saya perintahkan Irwasda seluruh Indonesia untuk hadir dan mencontoh ini. Untuk bisa se Indonesia, tapi saya prioritaskan dulu Polda tipe A,”ujarnya.

Lebih lanjut Moechgiyarto menjelaskan, selama ini masyarakat yang merasa tidak merasa puas dengan pelayanan Polri, melakukan laporan mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda bahkan Mabes Polri. Selain itu juga, laporan ketidak puasan atas pelayanan Polri, kerap diterima oleh satuan kerja (satker) lainnya di kepolisian.

“Fungsi pengawasan di 4 satker ini bekerja bersama-sama. Sebelumnya bekerja sendiri, kita jadikan sekarang suatu sinergi. Dan Alhamdullilah pak Kapolda sudah mempunyai inisiatif dengan membuat aplikasi yang lebih memudahkan,”ucapnya.

Dengan adanya Posko aplikasi e Dumas terpadu, diharapkan Moechgiyarto,  laporan ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja polisi dapat masuk satu pintu. Selain itu juga unsur pimpinan dapat dengan mudah untuk mengawasi proses laporan dan memantau kinerja anggotanya dalam menyelesaikan aduan masyarakat tersebut.

Sementara pada kesempatan yang sama, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengungkapkan, selain memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan, yang terpenting sebagai pimpinan dapat cepat mengetahui keluhan masyarakat mulai dari tingkat polsek hingga Polres.

“Jadi masyarakat tidak perlu melapor lagi ke tempat mana-mana. Ada yang lapor ke Wasidik, Propam, ada lapor ke Irwasda, ga perlu lagi. Jadi lapor ke e-Dumas, semua bisa menampung dan satu tempat,”pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00