• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Fasilitas Publik Untuk Difabel Masih Disalahgunakan

3 December
09:46 2019
0 Votes (0)

Dalam momentum peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap 3 Desember, Pemerintah Kota Banjarmasin sudah memperhatikan berbagai hak dan keperluan yang berhubungan dengan penyandang disabilitas untuk menuju kota inklusi diantaranya membangun trotoar ramah disabilitas di sepanjang jalan Ahmad Yani.

Namun pada kenyataan nya berbagai kebutuhan penyandang disabilitas belum dipahami masyarakat  secara optimal karena masih adanya fasilitas untuk difabel yang disalahgunakan masyarakat umum, Ketua Yayasan Pensil Waja Banua Hawa Ahda Huda Noor kepada RRI mengatakan kurangnya edukasi kepada masyarakat terhadap kebutuhan difabel masih belum maksimal karena untuk menuju kota inklusi bukan hanya dilihat dari pembangunan melainkan juga dari masyarakatnya.

Sementara itu masih adanya warga yang belum memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pendidikan secara layak serta adanya sekolah yang tidak menerima anak difabel mejadi sorotan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan. Asisten Ombudsman RI perwakilan Kalsel Jayanti Mandasari mengatakan tidak adanya guru pembimbing khusus untuk anak difabel di beberapa sekolah inklusi menjadi perhatian penting untuk ditindaklanjuti agar hak pendidikan khususnya untuk anak difabel dapat terpenuhi.

“ Kalau mau memperbaiki setidaknya mulai dari pendidikan, karena kualitas pendidikan akan berdampak kepada kesejahteraan, agar difabel bisa menikmati hasil kemerdekan RI mulai infrastruktur dan pendidikan “ ujar Jayanti di Banjarmasin.

Untuk diketahui Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Disabilitas Internasional sejak 1992, peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang disabilitas, menghilangkan stigma terhadap penyandang difabel, memberikan dukungan untuk meningkatkan kemampuan serta kesejahteraan difabel.(Nanda)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00