• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Hadiri Arab Islamic-American Summit, Presiden Jokowi Sampaikan Pengalaman Indonesia Tangani Terorisme

19 May
22:09 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Arab Islamic-American Summit atau konferensi tingkat tinggi Arab Islam-Amerika 2017, akan diselenggarakan di Riyadh pada Minggu, 21 Mei.

Para kepala negara serta tokoh-tokoh penting negara-negara Islam dan Amerika Serikat dipastikan akan datang.

Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan akan menghadiri langsung KTT, yang menurut rencana juga akan dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Itupun akan menjadi kunjungan kenegaraan Trump setelah terpilih sebagai presiden Amerika Serikat.

Juru bicara kementerian luar negeri RI, Armanatha Nasir, mengatakan, presiden Joko Widodo dipastikan akan menyampaikan berbagai pengalaman Indonesia, didalam menangani aksi terorisme dan radikalisme dihadapan para tokoh penting negara Islam dan Amerika Serikat di Riyadh.

“Terkait dengan ini tentunya Indonesia akan menyampaikan pengalaman dan langkah-langkah Indonesia dalam upaya memerangi dan melawan terorism dan radikalism. Bagaimana kita menggunakan soft power dan hard power approach dalam melawan terorism dan radikalism,” ujar Armanatha Nasir ketika dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Dijelaskan Armanatha Nasir, termasuk yang menjadi perhatian bersama adalah Indonesia akan mengajak seluruh peserta KTT, untuk bersama-sama mencegah semakin berkembangnya foreign terrorist fighters (FTF) atau warga asing pejuang teroris.

“Tentunya yang menjadi perhatian kita juga adalah terkait masalah FTF. Dunia dapat bekerjasama dalam melawan semakin banyaknya FTF,” tambahnya.

Dibagian lain Armanatha Nasir menyatakan, sebagai negara muslim terbesar dengan sekitar 13 persen dari 207 juta muslim dunia ada di Indonesia, menjadikan partisipasi Indonesia didalam KTT Arab Islam-Amerika itupun turut diperhitungkan.

“Olehkarenanya, pada pertemuan di Riyadh, presiden Joko Widodo juga akan menyampaikan bagaimana Islam dan demokrasi dapat berjalan dengan harmonis di Indonesia,” ungkap Armanatha Nasir. (RM/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00