• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tim Saber Pungli Amankan Tiga Tukang Parkir

20 May
06:42 2017
0 Votes (0)

KBRN, Rembang: Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Rembang mengamankan tiga tukang parkir di Rumah Sakit Umum (RSU) dr. R. Soetrasno. Mereka diduga melakukan pungutan parkir di atas ketentuan Peraturan Daerah (Perda).

Menurut data yang dihimpun kepolisian, tiga orang yang berhasil diamankan adalah, Eko Istiawan warga desa Seren Kecamatan Sulang, Jasmani warga desa Weton Kecamatan Rembang, dan Eko Sugiarto warga desa Kabongan Kidul.

Tim yang dipimpin Wakapolres Kompol Pranandya Subiyakto itu berhasil mengamankan dua bendel karcis tertanggal 18 Mei 2017. Uang tunai Rp349.000, dan 6 lembar bukti setor ke Bendahara Penerimaan Dishub Kabupaten Rembang.

Menurut Pranandya saat ditemui di Mapolres Rembang, Jum'at (20/5/2017), ketiganya tertangkap tangan saat sedang melakukan praktik pungutan liar. Tarif parkir yang seharusnya hanya Rp 1.000 untuk kendaraan roda dua dinaikkan menjadi Rp 2.000. Sedangkan parkir menginap dinaikkan menjadi Rp 3.000.

Untuk kendaraan roda empat yang seharusnya sebesar Rp 2.000 ,namun dipungut Rp 3000. Sedangkan jam malam akan dikenai tarif lebih.

"Ketiga pelaku ini mengakui adanya tarif parkir yang dinaikkan. Tarif parkir yang tertera di karcis tidak dengan nominal penarikan. Itu yang menjadi dasar penangkapan,"ujarnya

Terkait modus operasi yang digunakan oleh Paguyuban Parkir RSUD R. Soetrasno Rembang beranggotakan 21 orang yang diketuai Sahli warga Desa Turusgede Kecamatan Rembang yang ditunjuk oleh Dinas Perhubungan.

Dalam pengakuannya,  Sahli ditunjuk oleh dinas berwenang untuk mengelola parkir khusus dihalaman RSU dr.R. Soetrasno dengan target setoran 1 x 24 jam sebesar Rp. 500 ribu. Dalam operasionalnya pengelola membagi 3 Shift . Namun dalam operasionalnya restribusi dilaksanakan pengelola parkir tidak sesuai ketentuan Perda No.5 Tahun 2010.

Ia berharap, dengan kejadian penangkapan pengelola parkir RSUD ini menjadi pelajaran bagi petugas pengelola parkir lainnya. Di Kabupaten Rembang utamanya di wilayah perkotaan, pungutan liar kerap terjadi di wilayah perparkiran seperti pasar, pertokoan, jalanan, dan sejumlah tempat umum lainnya.

"Dari kasus ini, kami masih mempelajari pasal apa yang akan disangkakan kepada pelaku.Nantinya masuk dalam tindak pidana korupsi, atau tindak pidana umum. Saat ini masih pendalaman. Ketiga pelaku dikenakan wajib lapor," pungkasnya. (Mifta/AKS)

  • Tentang Penulis

    mifta

    <p>kntributor wilayah rembang, </p><p>HP:081910776279</p>

  • Tentang Editor

    Agus K Supono

    Redaktur Puspem

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00