• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Dinas Perdagangan Jamin Tak Ada Kelangkaan Garam di Madiun

11 August
19:38 2017
2 Votes (3.5)

KBRN, Madiun : Dinas Perdagangan Kota Madiun menjamin tidak ada kelangkaan garam di wilayah Madiun. Hal ini diketahui saat tim Dinas Perdagangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Besar Madiun, Jum’at (11/8/2017) siang.

Kepala Dinas Perdagangan setempat, Gaguk Haryono tidak memungkiri bahwa saat ini harga garam di Kota Madiun mengalami kenaikan 100-150 persen. Garam yang biasanya dijual seharga Rp850 sampai Rp1.500/pc, kini naik menjadi Rp2.500 sampai 3.000/pc. Menurut Gaguk, kenaikan harga garam di Kota Madiun terjadi pasca lebaran.

“Sementara garam yang ada di Kota Madiun stok ada, hanya memang harganya kalau dibanding beberapa waktu lalu, ini ada kenaikan. Cuma barangnya ada. Kenaikan ini ya terjadi sejak pasca lebaran itu,” ungkap Gaguk, Jum’at (11/8/2017).

Sementara itu, salah seorang pedagang mracangan di PBM, Sulistyowati mengakui harga garam saat ini mencapai Rp50.000 per bal atau pak, dari sebelumnya Rp16.000 sampai Rp21.000 per bal. Wati sapaan akrabnya menyatakan, saat ini pihaknya telah mendatangkan 3 ton garam dari Sidoarjo.

“Ini per pak Rp50.000, kalau per pc ya Rp2.500, sebelumnya ya hanya Rp850 sampai Rp1.600an. Kalau awal-awal garam langka itu ya konsumen sempat ribut, tapi sekarang sudah enggak,” katanya.

Hasil monitoring Dinas Perdagangan, di Kota Madiun saat ini belum ditemukan pabrik yang memproduksi garam oplosan seperti yang terjadi di daerah-daerah lain. Bahkan, indikasi garam impor pun, belum beredar di wilayah Madiun. (EW/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00