• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Dua Perwira TNI AU Berkelahi, Panglima TNI: Ini Tidak Etis!

12 August
21:20 2017
0 Votes (0)

KBRN, Bogor : Setelah masyarakat dikejutkan dengan video beredar yang menunjukkan anggota TNI memukul polisi di tengah jalan, masyarakat kembali dikejutkan dengan video  dua personel TNI Angkatan Udara (AU) berkelahi di Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut (Lakesgilut) TNI AU, Pondok Gede, Jakarta Timur. Video berdurasi 1 menit 11 detik itu viral di media sosial.  

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo  mengatakan akan memeriksa pihak terkait. Pemeriksaan merupakan tindak lanjut atas insiden perkelahian yang dilakukan oleh oknum Perwira TNI. TNI akan selalu menjunjung tinggi hukum yang berlaku.

“Saat ini hal tersebut sedang diproses, saya tidak bisa menghukum seseorang tanpa ada alasan hukum. Pasti ada sebabnya, itu suatu perbuatan tidak etis yang tidak boleh terjadi. Semuanya akan diperiksa, bukan hanya dua-duanya, penyebabnya juga diperiksa,” tegas  Panglima TNI Gatot di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/8/2017).

Berdasarkan informasi, insiden perkelahian terjadi  pada Jumat 11 Agustus 2017 pukul 14.30WIB di Lakesgilut. Keributan melibatkan perwira TNI AU bernama Kolonel Lek Andi Herwanto yang menjabat sebagai Perwira Penuntun Sekolah Staf Dan Komando Angkatan Udara (Patun Seskoau) dengan Letkol Drg Siswanto.

Perkelahian dipicu oleh teguran Siswanto kepada isteri Andi yang berprofesi  sebagai dokter gigi di Lakesgilut. Ditegur karena isteri Andi tidak pernah mengikuti apel. Tidak terima lalu sang isteri mengadu ke suaminya. Andi langsung meminta penjelasan Siswanto.

Didalam video,  terlihat darah mengucur dari hidung Siswanto. Posisi Siswanto berdiri di depan pintu. Sementara di dalam ruangan terdapat Andi. Kemudian terlihat seorang lainnya di luar pintu. Siswanto dan rekannya memegang gagang pintu agar Andi tidak keluar ruangan. (Sgd/Ril)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00