• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Romahurmuziy: NU dan Muhammadiyah Andil dalam Pendirian PPP

13 August
11:19 2017
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) mengatakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah partainya Nahdlatul Ulama karena merupakan fusi atau gabungan dari empat  partai keagamaan pada masanya.
       
"Orang yang bilang PPP Partai NU itu sudah pasti orang yang mengerti sejarah," kata Romahurmuziy saat membuka Musyawarah Kerja Wilayah DPW PPP Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (12/8/2017).

Romi menjelaskan, PPP terbentuk tahun 1973 dari hasil fusi empat partai keagamaan yakni Partai Nadhlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Persatuan Tabiyah Islamiyah (Perti).
         
Atas fusi tersebut, lanjutnya, PPP dapat disebut sebagai anak kandung NU. Ditambahkan,  PPP juga dapat dikatakan sebagai cucu dari Muhammadiyah karena organisasi tersebut turut berkontibusi dalam pembentukan PPP.
         
Karenanya, ujar Romi, PPP adalah penerus tongkat estafet dari beragam partai keagamaan dan organisasi Islam. 
       
 Lebih lanjut, ia mengungkapkan, meskipun berdiri sejak tahun 1973 di era orde baru, namun PPP saat ini tidak dapat dikatakan sebagai partainya orang tua. Buktinya, kata dia, PPP satu-satunya partai saat ini yang memiliki ketua umum berusia muda, 44 tahun, yang tidak lain adalah dirinya.
        
"Saya ketua umum berusia 44 tahun satu-satunya. Kok bisa PPP dikatakan partainya orang tua," pungkasnya. (Zvol/HF) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00