• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Gunung Agung Awas, Menpar Meminta Media Tidak Timbulkan "Paranoid"

11 October
17:33 2017
3 Votes (5)

KBRN, Denpasar : Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya melakukan pertemuan dengan sejumlah stakeholder kepariwisataan di sekretariat Bali Tourism Board (BTB), Rabu (11/10/2017). Pertemuan itu khusus membahas upaya antisipasi penurunan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Seusai pertemuan, Arief Yahya mengajak kalangan media massa di Indonesia tidak berlebihan dalam pemberitaan Gunung Agung. Hal itu diakui memberikan dampak kurang baik dan menimbulkan rasa takut berlebihan (paranoid) dari calon wisatawan.

Menpar meminta pers percaya bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana mitigasi bencana yang tepat, termasuk bagi wisatawan. 

"Tetapi kalau setiap hari emergency plan itu kamu tanya-tanyakan terus, semua orang akan menjadi paranoid. Jadi mohon pas anda itu. Pasti kita mempunyai disaster recovery plan. Kalau kata-kata disaster recovery plan tidak terlalu bagus, kita akan ada mekanisme pelayanan untuk para wisman," ungkapnya.

Menteri asal Banyuwangi, Jawa Timur ini menambahkan stakeholder pariwisata di Bali juga telah menyiapkan strategi pelayanan kepada wisman jika Gunung Agung mengalami erupsi. Salah satunya dengan pemberian diskon hingga 100% menginap di hotel bagi wisman yang belum terangkut ke destinasi terdekat dari Bali, baik itu Jawa Timur maupun Nusa Tenggara Barat. 

"Beberapa pemilik hotel sudah bilang ke saya, Pak saya diskon 75 persen tidak apa-apa, hari pertama 100 persen tidak apa-apa. Jadi kalau saya secara umum berani mengatakan rekan-rekan di Bali kalau angka 50 persen itu oke. Rekan-rekan boleh menulis, diimbau minimal memberikan diskon 50 persen. Dihari pertama diimbau memberikan diskon 100 persen. Waktunya berapa lama? Waktunya kalau di Bali itu wisman jumlahnya 60 ribu, kita bisa mengantarnya 5 ribu sampai 6 ribu, kira-kira 10 hari," jelasnya. 

Arief Yahya menegaskan, Bali masih tetap aman untuk dikunjungi meski Pusat Vulkanologi, Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum mencabut status Awas (level IV) Gunung Agung. Wisatawan baik mancanegara maupun nusantara hanya dilarang melakukan aktivitas berwisata di zona merah yang telah ditetapkan. Selebihnya, masih banyak destinasi lain di Bali yang layak dikunjungi.

"Masih kita undang, selamat datang ke Bali. Tidak usah ragu-ragu. Hanya tidak boleh ke zona merah," tegasnya. (HRO/DS/Foto:ist)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00