• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

KIP Aceh Tengah Tolak Pendaftaran Tiga Parpol Calon Peserta Pemilu

12 October
19:26 2017
2 Votes (3)

KBRN, Takengon : Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tengah menolak tiga partai politik (Parpol) yang mendaftar menjadi calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ketiganya yakni; Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Penolakan itu disebut-sebut lantaran berkas pendaftaran untuk peserta calon di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 tidak terpenuhi.

"Ketiganya sudah kita kembalikan, karena administrasinya ada yang kurang," kata Ketua KIP Aceh Tengah Marwansyah, Kamis (12/10/2017).

Semula, sebutnya, pendaftaran ketiga Parpol itu dilakukan secara terpisah.

Sementara Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yang mendaftr pada Kamis sore (12/10/2017), dinyatakan memenuhi syarat. 

Dikatakan Marwansyah, sesuai tahapan Pileg 2019 yang dikeluarkan Komisi Pemilihaan Umum (KPU) RI, pendaftaran Parpol berakhir pada 16 Oktober 2017.

Sementara itu Ketua KIP kabupaten tetangga, Bener Meriah, Mukhtaruddin menjelaskan, hingga H min empat penutupan, pihaknya telah menerima dua Parpol yang mendaftar sebaagai calon peserta Pileg 2019.

Kedua Parpol itu meliputi Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Yang lengkap administrasi hanya Perindo," ujar Mukhtaruddin.

Bagi Parpol yang telah lengkap administrasi, akan diverifikasi ulang pada tahap berikutnya, salah satunya jumlah keanggotaan parpol yakni 1 perseribu.

"Kalau jumlah penduduknya misal 154 ribu, maka suatu Parpol harus memiliki anggota 154 orang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang sesuai dengan E-KTP," terang Mukhtaruddin. 

Menurut data dari KPU RI, lanjutnya, terdapat 73 Parpol yang telah terdftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI. Mereka, katanya, berhak mendaftar untuk menjadi calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dengan syarat yang telah ditentukan. (MS/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00