• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya

'Batanghari River Festival' di Jambi Masuk Top 100 Festival Se-Indonesia

22 November
16:52 2017
0 Votes (0)

KBRN,Jambi : Digelar pertama kali di 2017 ini, Batanghari River Festival langsung masuk top 100 Festival se-Indonesia.

Menteri Pariwisata yang diwakili Staf ahli Bidang Kebudayaan Kementrrian Pariwisata, Taufik Razen mengatakan, Batanghari River Festival menjadi 100 top festival se-Indonesia, yang terpilih dari 3.000 festival yang digelar secara nasional.

Menurut Taufik, dari event ini Kementerian Pariwisata mengharapkan tidak hanya Candi Muaro Jambi yang menjadi ikon wisata unggulan Jambi namun sungai Batanghari yang merupakan sungai yang menyimpan sejarah masa lampu jaman kerajaan dapat pula menjadi ikon wisata unggulan.

"Kenapa Top 100 Festival Jambi harus bangga? Karena kami di Kementria menyeleksinya dari 3000 Festival yang dilakukan di Indonesia, dari sejarah sungai Batanghari wisatawan nantinya dapat mengetahui banyak tentang kejadian peradaban yang lalu," ujarnya, Rabu (22/11/2017).

Sementara itu, Gubernur Jambi Zumi Zola yang secara langsung membuka Batanghari River Festival, menyatakan bahwa Sungai Batanghari merupakan sungai yang mempunyai andil besar bagi peradaban kerajaan yang ada di Jambi tempo dulu. Untuk ia, menginginkan festival ini tidak hanya mendorong peningkatan pariwisata di Jambi, namun dapat pula sebagai penyampai pesan bahwa peradaban dan budaya yang tercipta dari sungai Batanghari sangatlah penting bagi sejarah.

"Harapan besar bagi peningkatan pariwisata Jambi melalui sungai kita ini. Tidak hanya mengangkat daerah di mata nasional, namun membuktikan bahwa sejarah Jambi sangat menarik untuk digali," kata Zola.

Batanghari River Festival yang baru dibuka tahun ini akan digelar selama empat mulai 22 hingga 25 November mendatang. Tidak hanya penampilan kesenian, festival ini juga menonjolkan sumber daya alam Kopi Kerinci yang tengah mendunia. (RP/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00