• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Bocah Miskin Penderita Gizi Buruk di Takengon Kembali Dirawat Inap

1 December
18:00 2017
1 Votes (1)

KBRN, Takengon : Ingat Andika? Bocah miskin yang diserang gizi buruk kini kembali dirawat di BLUD Datu Beru Takengon. Tim medis mendiagnosis Andika Kejang, Demam, dan Komplek (KDK).

Dokter Spesialis anak, dr. Neilarika menjelaskan, penderita KDK sewaktu-waktu dapat kejang secara mendadak. Kendatipun sebutnya, kondisi terakhir pasien mulai membaik. Demam yang menyerang Andika mulai menurun. 

"Besok kita cek lagi, sekaligus kita cek penyakit yang diderita pasien sebelumnya," kata dr Neilarika melalui selulernya kepada rri, Jum'at (1/12/2017).

Andika kembali dirawat di BLUD Datu Beru sejak 30 November 2017. Kini ia dirawat di ruang anak kamar tiga. Saat disambangi wartawan, Andika yang didampingi ibunya Juliana, tergulai lemah diranjang perawatan.

Menurut pengakuan Juliana, Andika semula sempat ia pulangkan dari rumah sakit lantaran keterbatasan uang untuk biaya makan sehari-hari. Juliana memilih diam tanpa pengobatan medis terhadap Andika. Kondisi itu berlangsung sekitar tiga pekan. Seiring waktu dikatakan Juliana, anaknya itu mengalami kejang-kejang secara mendadak. 

"Kemarin saya minta pulang untuk cari uang, karena saya masih ada anak smp satu lagi, kalau gak darimana uangnya untuk jajan dia," ujar Juliana. 

Dalam kunjungan itu, wartawan yang diikutsertakan perwakilan Lembaga Peduli Duafa (LPD) Aceh Tengah juga menyerahkan sumbangan dari pemerintah daerah melalui Kabag Humas Mustafa Kamal.

Untuk diketahui, pada perawatan sebelumnya, Andika juga divonis oleh tim medis menderita Epilepsi. Kondisi kedua tangan dan kakinya mengecil. Namun, Epilepsi yang mengidap ditubuh Andika mulai membaik, perlahan ia sudah dapat berjalan mandiri.

Andika merupakan anak ketiga dari pernikahan Juliana dan Eno (almarhum). Semula mereka bermukim di Medan, Sumatera Utara, dengan menganut kepercayaan Budha. Namun pada awal Agustus 2017, mereka memeluk Islam di Takengon. 

Andikasaat ini tinggal bersama ibu dan satu abangnya Hendika, 14 tahun di rumah kontakan milik warga Desa Kemili, Kecamatan Bebesen, Kota Takengon, Aceh Tengah. (Muhammad/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00