• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Cuaca Buruk, 1.500 Nelayan di Subang tak Melaut

7 December
15:56 2017
1 Votes (4)

KBRN, Subang : Cuaca buruk yang melanda Pesisir Pantai Utara Laut Jawa (Pantura) Subang, dengan ketinggian gelombang diatas 1,5 meter, sekaligus terjadi rob, atau gelombang pasang, membuat 1.500 nelayan tangkap harus berhenti melaut.

Ketua Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kabupaten Subang, H. Karya Zakarya membenarkan, sudah dua pekan ini, para nelayan tangkap sudah menghentikan aktifitasnya, dan terpaksa harus beristirahat, karena khawatir akan keselamatan jiwa dari para nelayan tersebut.

"Ya dari pada membayakan jiwa para nelayan, terpaksa Mereka Saya imbau agar tidak melaut sementara sambil menunggu cuaca membaik," jelas H. Karya kepada Radio Republik Indonesia di Subang, Kamis (7/12/2017).

Karena cuaca buruk itu, tidak hanya para nelayan tangkap saja yang harus berhenti melaut kata Karya, tetapi juga nelayan budidaya tambak pun, harus merugi milyaran rupiah, akibat cuaca buruk tersebut, karena tambaknya tergenang gelombang pasang, sehingga ikan bandeng atau udang yang ditanamnya lepas.

"Akibat cuaca buruk tersebut, para nelayan tambakpun terkena dampaknya hingga harus merugi milyaran rupiah," tegasnya.

Maka dari itu PNTI mendesak Pemkab Subang, peduli dan memperhatikan nasib 1.500 nelayan di Perairan Pantura Subang, untuk meringankan beban para nelayan saat ini. (RE/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00