• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Menlu Retno Perjelas Pernyataan Dubes AS Soal Konsultasi Sebelum Penetapan Ibukota Israel

7 December
15:48 2017
0 Votes (0)

KBRN, Serang : Menteri luar negeri, Retno Marsudi, secara tegas menolak jika pertemuannya bersama duta besar Amerika Serikat di Jakarta, Joseph Donovan, disebut sebagai bentuk konsultasi sebelum ditetapkannya Jerusalem sebagai ibukota Israel oleh presiden Donald Trump, Rabu, 6 Desember 2017.

“Saya membaca ada berita online yang katanya dubes AS sudah konsultasi dengan Indonesia. Bahwa dubes bertemu dengan saya, iya. Karena, saya panggil dan saya sampaikan posisi Indonesia untuk kemudian disampaikan kepada pemerintahnya. Dan, ia sudah dapat instruksi bahwa ini belum keputusan final (pertemuan Senin pagi, 4/12/2017). Jadi, kalau dalam konteks konsultasi seolah-olah dan saya khawatir ini disalah persepsikan. Kalau bertemu iya, karena itu inisiatif Indonesia untuk memanggil dubes AS dan komunikasi itu sudah dilakukan sejak Senin,”jelas Retno Marsudi disela-sela pelaksanaan Bali Democracy Forum (BDF) ke 10, Kamis (7/12/2017), di Serang, provinsi Banten.

Menurut Retno, komunikasi bersama dubes AS kemudian dilanjutkan pada Rabu malam (6/12/2017) sebelum pengumuman penetapan ibukota Israel ditetapkan dan saat itu Retno juga menghubungi menlu AS, Rex Tillerson untuk memberikan informasi mengenai posisi Indonesia secara jelas.

“Sekitar pukul 21.00 WIB saya juga berbicara dengan menteri luarnegeri Amerika yang kemarin masih di Brussle dan syaa sampaikan posisi Indonesia bahwa pengumuman tersebut akan membahaakan proses perdamaian dan  perdamaian itu sendiri. Pengumuman itu juga tidak sejalan dengan resolusi-resolusi dewan keamanan PBB,”papar Retno Marsudi.

Dijelaskan Retno, komitmen Indonesia untuk berada dipihak Palestina juga ditunjukkan dengan akan hadirnya Presiden Joko Widodo, pada konferensi tingkat tinggi (KTT) negara-negara anggota organisasi kerjasama Islam (OKI) 13 Desember mendatang di Istanbul, Turki.

“OKI juga akan melakukan summit (KTT) pada 13 Desember dan presiden akan hadir di sana. Indonesia kaan sampaikan penegasan dari posisi kita dan kita akan bicara dengan negara-negara OKI tentang apa yang dapat kita lakukan selanjutnya,”imbuhnya.

Selain itu, Retno Marsudi juga menyatakan bahwa pihaknya terus mendorong perwakilan tetap RI (Watapri) di New York untuk memperkuat koordinasi dengan dewan keamanan PBB, sebagai bentuk dukungan kepada Palestina.

“Sejak kemarin Watapri kita di New York melakukan kontak dengan dewan keamanan PBB. Selain melakukan sejumlah usaha di Indonesia terkait posisi Jerusalem menjadi ibukota Israel, kita juga berkomunikasi dengan non blok, dewan keamanan PBB dan saya juga berbicara dengan undersecretary general PBB,” tutup Retno.

Sementara, menurut rencana duta besar Amerika Serikat, Joseph Donovan akan bertemu langsung dengan menlu Retno Marsudi di tempat pelaksanaan BDF ke 10 di Serang, provinsi Banten, Kamis sore ini. (RM/AA) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00