• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

PPP Kecam Keras Kebijakan Donald Trump

7 December
19:25 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jambi : Partai Persatuan Pembangunan mengecam keras kebijakan sepihak diumumkan dan dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memindahkan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"PPP melalui Komisi I DPR akan memanggil Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk menyampaikan sikap Indonesia yang tegas dan lugas," kata Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy (Romy)  usai memberi kuliah umum di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin, Jambi, Kamis (7/12/2017).

Romy menyatakan, atas itu PPP juga akan berkirim surat protes ke Kedutaan Besar AS di Jakarta. 

"Saya menyerukan agar rakyat AS juga mempertanyakan keputusan sepihak Trump. Karena selama ini, seluruh Presiden AS sebelumnya selalu menerbitkan memorandum enam bulan sekali untuk menunda keputusan Kongres AS," ujarnya.

Hal tersebut, lanjutnya, untuk meletakkan posisi AS tetap di tengah. Sehingga dapat menyelesaikan persoalan antara Israel dengan Palestina yang belum tuntas.

 "Pemindahan itu justru menempatkan AS pada posisi sama dengan Israel. Sehingga, di masa mendatang sangat sulit membayangkan AS mampu untuk mendapatkan kepercayaan internasional bisa berada di posisi tengah," tandasnya.

Karena itu, ujar Romy, AS harus mencabut kembali keputusannya itu. Yaitu menerbitkan memorandum dalam rangka menunda pemindahan dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Pemindahan itu juga menunjukkan kuatnya lobi Yahudi di pemerintahan Trump. Padahal, saat ini pemerintahan Trump tengah mengalami himpitan politik dalam negeri," tegasnya. (Zvol/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00