• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Launching Pilkada Serentak 2018, KPU Ingatkan Netralitas PPS, PPK Termasuk ASN

7 December
22:28 2017
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang meluncurkan tahapan Pilkada Serentak 2018, yang digelar di Alun-alun Kabupaten Subang, Kamis (7/12/2017). Pada launching tersebut, KPU Kabupaten Subang, mengenalkan maskot Si Umil (Siap Untuk Memilih) berbentuk sisingaan, yang diselaraskan dengan kesenian khas ,Subang Gotong Sisingaan.

Pada launching tersebut, KPU juga mengingatkan para PPK/PPS termasuk ASN agar menjaga netralitas, independensi dan profesionalitas, dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

Sementara itu, pada saat launching dimeriahkan oleh atraksi seni gotong sisingaan, sebagai pembuka acara launching, yang menandai dimulainya tahapan Pilkada Serentak 2018, di Kabupaten Subang. Setelah itu disusul rampak kendang, dan penampilan seni lainnya, termasuk dari penyandang disabelitas.

Ketua KPU Kabupaten Subang, Maman Suparman mengajak semua kalangan untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada Serentak 2018. KPU Kabupaten Subang sudah siap melaksanakan semua tahapan Pilkada dan menjadikannya sebagai wisata politik sesuai keinginan KPU Jabar.

"Kami punya tagline Pemilu Bahagia, artinya berintegritas, akuntabel, humanis, akuntabel, gempita, inspiratif dan amanah," ujar Maman dalam sambutannya.

Dikatakan Maman, peluncuran maskot Si Umil sebagai bukti KPU Subang siap menyelenggarakan Pilkada Serentak pada 27 Juni 2018. Apalagi sebelumnya sudah melakukan berbagai tahapan Pilkada, termasuk pembentukan PPK, dan PPS, juga sosialisasi Pilkada kepada seluruh lapisan masyarakat kabupaten Subang.

"Maskot Pilkada Subang "Si Umil" kepanjangannya siap untuk memilih. Bentuknya sisingan yang jadi khas Subang," jekasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Jabar, Endun mengatakan, tahun 2018 ada Pilgub jabar dan Pilkada Bupati/Wali Kota di 16 kota/kabupaten. "Tahapannya dimulai sekarang, Subang menjadi daerah ke 10 yang menggelar launching tahapan Pilkada. Saya salut bisa semarak dan gembira seperti ini," Kata Endun.

Ia mengatakan, Pilkada jabar cukup berat karena melibatkan 32 juta pemilih dengan 7.500 TPS. Pemilih di Jabar terbesar di Indonesia, proses pelaksaannya harus bahagia, tidak perlu ada kekhawatiran, jika semua elemen masyarakat siap mendukung dan menyukseskan Pilkada Serentak 2018. 

"Pilkada sudah mulai hangat. Silaturaahmi tetap harus terjaga, 6 bulan kedepan memasuki tahapan penting, mari sukseskan bersama," imbuhnya.

Pada bagian lain, Komisioner KPU Pusat Pramono mengingatkan, para PPK dan PPS, Pilkada Bupati Subang, termasuk Gubernur Jabar, segera dilaksanakan pada 27 Juni 2018, harus menjadi pesta demokrasi rakyat. Pekerjaan harus dilakukan secara profesional, terus mempelajari aturan baru karena banyak perubahan. Pemilu persaingan, penyelenggara sebagai wasit harus berada ditengah, menjaga netralitas dan integritas. 

"Tugas PPK/PPS lebih berat soalnya bisa saja punya saudara jadi tim sukses atau aktif di parpol, sebagai penyelenggara bukan hanya netral, tapi harus terlihat independen dan mandiri. Jangan ada anggapan atau penilaian memihak kepada salah satu pasangan calon," papar Pramono.

Ditegaskannya, sukses atau tidaknya Pilkada Serentak 2018 ini, tidak hanya peran penyelenggara, tapi banyak faktor, seperti peran Panwaslu, dan Pememerintah Daerah, di birokrasi, perlu diperhatikan ASN aturan baru saat ini lebih berat, bila terbukti melakukan pelanggaran sangsi paling berat bisa sampai pembatalan pasangan calon. 

"Jadi tiap OPD kalau membuat program jangan dikaitkan dengan kepentingan pasangan calon. ASN harus menjaga netralitas. Jadi pilkada akan bahagia saat warga bisa mengekpresikan hak suaranya sesuai keinginan mereka," tandas Pramono. (RE/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00