• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Subang Terancan Gagal Jadi Tuan Rumah di Babak Prakualifikasi Cabor Muaythai

12 December
20:06 2017
0 Votes (0)

KBRN, Subang: Pengurus Cabang (Pengcab) Muaythai Indonesia Kabupaten Subang, menyayangkan belum adanya kejelasan tetang pencairan anggaran dari Pemkab Subang melalui Komite Olehraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupetan, terkait anggaran pelaksanaan tuan rumah Babak Prakualifikasi Cabang Olahraga (Cabor) Muaythai untuk menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun 2018 di Kabupaten Bogor.

Padahal pelaksanaan Babak Prakualifikasi tersebyt, hanya tinggal 1 hari lagi, jika anggaran tersebut, sampai malam ini belum juga ada kejelasan maka menurut Sekretaris Cabor Muaythai Indonesia Kabupaten Subang, Dede Tesa Irawan, subang dipastikan gagal menjadi tuan rumah.
"Sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk pencair anggaran, sebagai tuan rumah di babak prakualifikasi Cabor Muaythai, yang dijadualkan akan digelar pada hari Rabu (13/12/2017) besok sampai dengan hari Jum'at (15/12/2017) nanti." ujar Dede kepada Radio Republik Indonesia di Subang, Selasa (12/12/2017).
Menurut Dede, tidak hanya anggaran untu menjadi tuan rumah Babak Prakualifikasi Cabor Muaythai, anggaran untuk 15 Atliti selama TC, untuk persiapan menghadapi memperkuat Babak Prakualifikasi Porda Jabar 2018 di Kabupaten Bogor nanrti, pihaknya harus mencari dana talangan kesana-kemari, untuk membiaya ke 15 Atlit selama di TC.
"Saya tidak habis pikir, kenapa Koni dan Pemkab Subang, seakan-akan tidak peduli terhadap reputasi Subang sebagai tuan rumah akan tercoreng, termasuk nasib para Atlit Muaythai yang bakal mengharumkan nama Subang nanti," imbuhnya.
Sementara itu anggaran yang dibutuhkan selama Subang menjadi tuan rumah babak prakualifikasi Cabor Muaythai, diungkapkan Dede, sebesar Rp200 juta, ditambah anggaran selama TC ke 15 atlit sebesar Rp150 juta, sehingga total menjadi Rp350 juta.
"Ya boro-boro untuk biaya persiapan sebagai tuan rumah, biaya untuk TC saja, Koni dan Pemkab Subang, tidak peduli, padahal Koni dan Pemkab Subang, menargetkan 30 medali emas pada Porda Jabar 2018, 10 diataranya dari Cabor Muaythai," terang Dede.
Di bagian lain Pengurus Provinsi 3Pengprov) Muaythai Indonesia Jawa Barat, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi menyampaikan, keprihatinannya atas kurangnya perhatian Koni dan Pemkab Subang, terhadap penyelenggaraan tuan rumah babak prakualifikasi cabor muaythai dan pembiayaan TC para atlit, yang tentunya akan mempertaruhkan nama baik Subang di Jawa Barat. 
"Perhatian dan kepedulian Koni dan Pemkab Subang, sungguh sangat memprihatinkan, padahal ini akan mempertaruhkan nama baik Subang di Jawa Barat," ujar Evi. 
Evi menambahkan, Koni dan Pemkab Subang sendiri sebenarnya sangat berharap banyak, terkait dengan target dari cabor muaythai, untuk bisa lolos di babak prakualifikasi Porda Jabar 2018 di Bogor nanti, bahkan menargetkan 10 medali emas dari 30 target medali emas Kabupaten Subang di Porda nanti.
"Semestinya Koni dan Pemkab Subang berpikir realistis, atas target yang dibebankan kepada Pengcab Muaythai Kabupaten Subang di Porda nanti, dan itu harus dibarengi dengan dukungan yang serius dari Koni dan Pemkab Subang, terutama dukungan nyata berupa pencairan anggaran harus segera dicairkan," tandas Evi, (RE/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00