• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Stabilkan Harga Beras, Bulog Subdivre Kediri Perpanjang Periode OP

12 January
18:02 2018
2 Votes (5)

KBRN, Kediri : Perum Bulog Subdivre Kediri berkomitmen terus menstabilkan harga beras wilayahnya dengan memperpanjang periode operasi pasar (OP), seiring masih tingginya harga komoditas tersebut pada awal Januari 2018.

"Pada awalnya kami gelar operasi pasar untuk menekan tingginya harga beras, menjelang momentum Natal dan Tahun Baru. Saat itu, kami mulai operasi pasar pada minggu ketiga November 2017," kata Kepala Perum Bulog Subdivre Kediri, Akhmad Kholisun, di Kediri, Jumat (12/1/2018).

Namun, ungkap dia, dikarenakan  hingga awal tahun ini stok beras  di pasaran minim akibat dampak musim paceklik, maka harga beras terus meningkat. Oleh karena itu, masa operasi pasar tersebut diperpanjang hingga akhir Maret mendatang.

"Pada kegiatan operasi pasar ini, kami menargetkan bisa menjual beras sebanyak mungkin. Dengan begitu, harga beras di pasaran bisa berangsur turun," katanya.

Terkait dengan lokasi operasi pasar tersebut, tambah dia, masih dilakukan di area yang sama seperti pada operasi pasar Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Lebih tepatnya digelar di tiga titik sekaligus, antara lain di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk.

"Tapi, pada pelaksanaannya tahun ini ada perbedaan karena kami juga melibatkan mitra kerja, distributor beras, dan kalangan pengecer. Kalau pada operasi pasar Natal Tahun Baru kemarin, kami hanya menugaskan Satgas Bulog untuk menjual di sejumlah pasar tradisional," katanya.

Sementara itu, sebut dia, mengenai harga jual beras medium yang ditawarkan pada operasi pasar kali ini mencapai sebesar Rp9.350 per kilogram. Pihaknya berharap, mitra kerjanya tidak ada yang mencari keuntungan besar dari operasi pasar ini. Misalnya saja, dengan menjual di atas harga yang sudah ditetapkan.

"Kalau ada mitra kerja yang nakal, kami siap mengambil tindakan tegas," katanya.

Namun demikian, yakin dia, sampai sekarang belum ada laporan apa pun terkait tindakan oknum yang nakal tersebut. Apalagi, memang pada pelaksanaan operasi pasar ini pihaknya juga menggandeng kalangan pengecer.

"Dengan mengikutsertakan  pihak pengecer inilah, semakin memudahkan kami untuk menjangkau konsumen di berbagai daerah," katanya.

Di sisi lain, optimistis dia, ketersediaan beras di empat gudang Bulog Subdivre Kediri yang mencapai 7.400 ton diyakini mampu mencukupi kebutuhan beras masyarakat hingga bulan Maret 2018. (ac/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00