• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Kegiatan HUT Banyumas ke-447 Diharapkan Bisa Jadi Ajang Atraksi Wisata

11 February
15:36 2018
1 Votes (5)

KBRN, Purwokerto: Sejumlah kegiatan dalam rangka hari jadi Kabupaten Banyumas ke -447 telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas.

Kegiatan peringatan hari jadi Banyumas dimulai pada 9 Pebruari 2018, diawali dengan Senam massal bersama di GOR Satria, Purwokerto yang diikuti seluruh karyawan dari Forkompinda, instansi di lingkungan Pemkab Banyumas, Korem 071 Wijayakusuma, Kodim 0701 Banyumas, Polres Banyumas, BUMD, dan BUMN.

Kemudian pada 11 Pebruari 2018 diadakan ziarah ke makam Bupati pertama Banyumas Raden Joko Kaiman, ruwatan dan tasyakuran serta boyongan rengos saka guru pendapa si panji dari pendopo duplikat si panji Banyumas di Kecamatan Banyumas ke Pendopo Si Panji asli di Purwokerto.

Selanjutnya pada 18 Pebruari 2018 akan diadakan Kirab Pusaka, kemudian Upacara Hari Jadi Banyumas pada 22 Pebruari 2018 dan sidang paripurna istimewa DPRD serta resepsi tanggal 23 Pebruari 2018.

Pada 24 sampai 25 Pebruari 2018 diadakan kegiatan jelajah wisata mobil kuno, dan panggung gembira Indosiar di Baturraden.

Sekretaris Dinporabudpar Banyumas Suwondo Geni menjelaskan, untuk kegiatan ziarah, tasyakuran dan ruwatan serta boyongan rengos saka guru pendapa si panji serta kirab pusaka dijadikan satu paket agenda kegiatan tidak bermotif mistis namun lebih bernuansa seni dan budaya yang nantinya bisa menjadi atraksi wisata.

”Ini juga salah satu agenda kami ya tradisi yang kami paket menjadi agenda wisata, harapan agenda kegiatan ini kita jadikan sebagai atraksi wisata dari kabupaten Banyumas berupa atraksi wisata seni dan budaya sehingga masyarakat kita bisa tahu bagaimana sih ternyata kegiatan hari jadipun bisa kita kemas dengan kegiatan atraksi wisata yang tentunya masyarakat bisa melihat dan menonto di sepanjang jalan,” terangnya kepada RRI di desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Minggu (11/2/2018).

Dalam kirab pusaka, lanjutnya, sejumlah barang pusaka Banyumas berupa alat-alat senjata zaman dulu dan foto bupati pertama sampai dengan bupati terakhir akan diarak.

"Hal itu dilakukan agar masyarakat luas mengetahui sejarah kabupaten Banyumas," imbuh Suwondo Geni. (RPW/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00