• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Antisipasi Banjir, Pemkot Bandung Bangun Tol Air

13 February
22:36 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bandung : Pemerintah kota Bandung terus melakukan perbaikan infrastruktur, salah satunya di sekitar Jalan Pagarsih telah diberi saluran lintasan air atau tol air sebagai upaya pemerintah menangani permasalahan banjir di lokasi tersebut.

Walikota Bandung Ridwan kamil mengungkapkan, pembuatan tol air tersebut bisa menjadi solusi jika terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir.

Di katakan, tol air Pagarsih panjangnya 220 meter, dengan diameter 5 x 3,5 meter. Pembangunannya menghabiskan biaya Rp 11 milyar dengan waktu pembangunan 3,5 bulan.

"Pasteur sudah disodet selesai, sekarang salurannya sudah lancar dan lebar. Pagarsih juga sama," ungkap Emil di Alun Alun Kota Bandung, Selasa (13/2/2018).

Emil memaparkan, Pemkot Bandung mepunyai sekitar 3.000 orang petugas kebersihan yang bertugas mengangkut sampah di sungai, dan 12 eskavator dibeli untuk mengeruk sampah agar tidak banjir.

Upaya mengatasi banjir lainnya, menurut Emil, ada juga program sumur biopori, penambahan gorong-gorong, pembangunan tol air, dan sodetan di kawasan Pasteur.

Meski begitu, Emil memastikan pemerintah akan terus berupaya melakukan pencegahan sekaligus mencari solusi agar banjir tidak lagi terjadi di Kota Bandung.

"Zaman saya itu sifatnya pekerja, tapi yang namanya pembangunan butuh waktu. Tapi tidak masalah, kita ikhtiyarkan semuanya," ujarnya.

"Yang dilakukan pemkot sekarang adalah upaya yang dilakukan berdasarkan keilmuan. Sedangkan urusan banjir itu di luar kuasa kita, kita tidak bisa takabur," tandas Emil. (at/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00