• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Empat Pasangan Calon Peserta Pilgub Lampung 2018 Dapatkan Nomor Urut

13 February
23:19 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bandar Lampung : Empat pasangan calon peserta Pilgub Lampung 2018, Selasa (13/02/18) malam melakukan pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung pada rapat pleno terbuka yang diadakan KPU Provinsi Lampung.

Dalam pengundian tersebut, pasangan, M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri yang diusung koalisi Demokrat, PPP dan Gerindra mendapat nomor urut 1, pasangan Herman HN-Sutono yang diusung PDI Perjuangan memperoleh nomor urut 2, sementara pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim yang didukung PKB, PAN dan Golkar mendapat nomor urut 3. Sedangkan pasangan yang diusung koalisi Nasdem, PKS dan Hanura, Mustafa-Ahmad Jajuli mendapat nomor urut 4.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono mengatakan, pihaknya bersyukur rapat pleno pengundian nomor urut berjalan dengan lancar dan berharap pelaksanaan Pilgub Lampung 2018 berjalan dengan damai.

Nanang juga mengingatkan, pada masa kampanye dari tanggal 15 Februari 2018 sampai dengan 23 Juni 2018, pasangan calon maupun tim sukses pasangan calon harus berkomitmen untuk tidak menggunakan politik uang demi suksesnya Pilgub Lampung 2018.

Dikatakan, pasangan calon paling lambat tanggal 14 Januari 2018 mulai pukul 08.00-18.00 WIB harus menyerahkan laporan awal dana kampanye kepada KPU Provinsi Lampung, dan jika tidak bisa membawa konsekuensinya pembatalan pasangan calon.

"Saya harap Pilgub Lampung 2018 bisa berjalan dengan damai. Tetapi, saya mengingatkan kembali pesan dari Bapak Kapolda, bahwa selama masa kampanye tidak ada pasangan calon dan tim sukses pasangan calon tidak ada yang menggunakan politik uang," ujar Nanang Trenggono.

Dalam kesempatan itu, masing-masing pasangan calon diberikan kesempatan memberikan tanggapannya terkait nomor urut yang diperoleh, yang disambut meriah oleh masing-masing pendukung mereka. (AG/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00