• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Deklarasi Damai, Janji Kampanye Tanpa Sara, Hoax dan Politik Uang

17 February
23:19 2018
0 Votes (0)

KBRN, Pangkalpinang : Empat paslon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang 2018 siap menggelar Deklarasi Kampanye Damai di Taman Sari Kota Pangkalpinang, Minggu (18/2/2018). Janjikan Kampanye tanpa isu Sara, Hoax dan Politik Uang.

Komisioner KPU Pangkalpinang Divisi SDM dan Parmas, Wahyu Gusna mengatakan Deklarasi Kampanye Damai diikuti paslon Wako Wawako; No.1 Rinaldi - B Sarjulianto , Paslon No.2 Saparudin - Edison,  Paslon No.3 Maulan Akil - Muhammad Sopian dan Paslon No.4 Endang Kusumawaty - Ismiryadi. 

"Pembacaan Ikrar Deklarasi Damai akan dilakukan oleh seluruh pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang 2018. Kemudian dilanjutkan dengan simbol pesan Pilkada Damai yang ditandai dengan pelepasan beberapa burung merpati kemudian pelepasan balon ke udara oleh KPU, Panwas, Paslon, serta Forkominda dengan pesan Anti SARA, Anti Hoax dan Anti Politik Uang," kata Wahyu Gusna, Sabtu (17/2/2018).

Dikatakan, mereka bersama masing-masing Ketua Tim Kampanye melakukan penandatanganan naskah Deklarasi  dan pawai atau kirab bersama keliling kota Pangkalpinang. Pawai  diawali di Sekretariat KPU dan berakhir di Taman Sari Pangkalpinang. 

Pelaksanaan pawai, menurut Wahyu diawali dengan pawai 26 kendaraan roda empat dan 201 kendaraan roda dua yang di ikuti oleh Paslon, Komisioner KPU Kota Pangkalpinang beserta PPK dan PPS, Panwaslu Kota Pangkalpinang beserta PPK dan PPL serta timses dan partisipan lainnya.  Dimulai jam 13.00 Wib dilanjutkan Deklarasi jam 15.00 Wib di Taman Sari. Acara Deklarasi Damai juga akan dihadiri oleh Komisioner KPU RI Promono Ubaid Tanthowi. 

"Melalui Deklarasi Damai diharapkan seluruh tahapan Pemiliham Walikota dan Wakil Walikota dapat berjalan Aman dan Damai hingga terpilihnya Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang, dalam Pilkada Serentak 27 Juni 2018," harap Wahyu. (LG/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00