• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Diduga Aniaya Balita Pria Kakak Beradik Ini Ditangkap Polisi

17 February
23:37 2018
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta : Pria kakak beradik asal Jakarta ini tangkap anggota Polsek Banjarsari Surakarta saat berada di dalam kamar sebuah hotel di Kota Solo, Jumat (16/2/2018). Keduanya diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang balita berinisial "P" (4 tahun).

Kedua pria bersaudara itu adalah  Dedi alias Wie Wie (32), dan Iwan, bin Loe Wie Wie (22). Keduanya diamankan dari Hotel Wismantara, Jalan RM Said, Kelurahan Punggawan, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Baca Juga : Balita Disekap dan Disiksa Dalam Kamar Hotel

Kapolsek Banjarsari, Kompol I Komang Sarjana menjelaskan, penangkapan kedua tersangka bermula dari adanya laporan salah satu pelayan hotel yang ada di Banjarsari. Bahwa, ada keributan dalam salah satu kamar. 

"Mendapat laporan tersebut, kami langsung anggota kami terjun dan mendapati ada anak itu dalam kondisi tangan dan kaki terikat," terang Sarjana kepada wartawan, Sabtu (17/2/2018). 

Keduanya pria yang berada di dalam kamar bersama balita itu langsung diamankan dengan sejumlah barang bukti. Diantaranya pakaian korban, tali rafia yang sempat digunakan untuk mengikat korban dan juga lakban. 

"Dari hasil pemeriksaan sementara, Dedi mengaku sebagai ayah tiri dari korban. Dedi diduga yang juga menyuruh adiknya, iwan untuk melakukan kekerasan terhadap korban," katanya. 

Kapolsek menjelaskan, ibu korban bernama Maria menitipkan anaknya berisinial  "P" kepada Dedi karena sedang ada urusan. Namun demikian kapolsek menduga ada persekongkolan antara ibu korban dengan ayah tiri.

"Kasusnya masih kita dalami, ibu korban kemungkinan turut terlibat dalam kejadian ini. Karena  penyiksaan ini sudah berlangsung lama. Untuk ibu korban, masih kami lakukan pemeriksaan," katanya. 

Kapolsek Komang menerangkan, pelaku merupakan warga Kampung Krendang RT 001/RW 007, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora Jakarta Barat (Jakbar). Mereka sudah dua bulan terakhir tinggal di Solo dengan menyewa tempat kost. 

"Sementara itu pelaku dijerat Pasal 77 Jo Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan atau denda paling banyak Rp 100 juta," jelas Kapolsek. (MI/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00