• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Arumi Pukau Para Peserta Kontes Karapan Sapi

8 March
01:18 2018
5 Votes (5)

KBRN, Pemekasan : Berkunjung ke Madura, tentu tak lengkap rasanya jika tidak menyambangi ritual budaya khas kesohor daerah ini yakni karapan alias balapan sapi. Ini pula yang dilakukan Arumi Bachsin saat bertandang ke Tlanakan, Pamekasan salah satu  daerah penting di pulau garam tersebut, Rabu (7/3/2018).

Bedanya, istri Emil Elestianto Dardak itu datang ke lokasi karapan tidak sebagai pengunjung atau wisatawan biasa. Melainkan sebagai  pembuka sekaligus pemandu alias presenter kontes karapan sapi.  

Tapi nyatanya, presenter yang dimaksud adalah presenter dadakan dengan kameramen dadakan juga.

"Iya sekarang kita ingin melihat sapi. Sapinya bukan sembarang sapi, tapi sapi yang biasa dipakai untuk karapan sapi. Jadi kontes ini kita mencari sapi yang berbakat,"  ujar Arumi dengan diksi dan ekspresi yang tidak kalah dengan presenter even pariwisata profesional.  

Tampak sekali, kemampuan entertainment dan gaya brodcasting yang sudah tak diragukan lagi dan begitu memikat.

"Sapi-sapi yang berbakat ini akan menjadi juara, dan setelah jadi juara ia akan menjadi kebanggaan, eh tau nggak, kalau sapi sapi yang juara ini meskipun umurnya masih lima tahun dan masih kecil, itu harganya bisa sampai Rp 80 juta," papar Arumi dengan gaya dan intonasi meyakinkan.

Kehadiran Arumi sekaligus memandu acara audisi sapi berprestasi itu menjadi suguhan hiburan istimewa warga Pamekasan sekaligus membuat heboh suasana.

Ketua Panitia kontes karapan sapi Usman mengatakan, sangat senang even yang ia gelar di datangi Arumi Bachsin yang tak lain istri calon wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestiantianto Dardak. Arumi juga didapuk membuka acara yang sangat populer dan menjadi ciri khas olah raga budaya masyarakat pulau garam tersebut.

"Ini adalah kompetisi karapan sapi se Madura, kami berharap pasangan Khofifah-Emil bisa memperjuangkan aspirasi kami tentang adanya Piala Gubernur" harap Usman. (AH/WDA) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00