• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Dewan Usaha US - ASEAN dukung 10 Bali Baru Indonesia

13 March
13:48 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Dewan Usaha Amerika Serikat - ASEAN mengapresiasi sekaligus mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mengembangkan 10 Bali baru. President dan CEO Dewan Usaha Amerika Serikat - ASEAN Alexander C. Fledman mengatakan, bahwa pihaknya mendukung upaya tersebut, karena ada beberapa perusahaan besar yang tertarik dengan bisnis pariwisata tersebut. 

Sektor pariwisata di Indonesia selalu menarik perhatian karena faktor keasriannya dan keindahan alam yang begitu mengagumkan. Karenanya, pengembangan sektor pariwisata juga masuk dalam topik pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dengan Dewan Usaha Amerika Serikat - ASEAN saat bertemu di Istana Merdeka pada Selasa (13/3/2018). Presiden dan CEO Dewan Usaha Amerika Serikat - ASEAN Alexander C. Fledman mengaku bahwa mereka sangat mengapresiasi dengan sejumlah capaian positif yang diraih pemerintah Indonesia layaknya kemudahan berusaha dan juga peningkatan di berbagai bidang lain. Alex dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa Dewan mengapresiasi sekaligus mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mengembangkan 10 destinasi Bali baru. Ia juga mengemukakan, pihaknya mendukung upaya tersebut, karena ada beberapa perusahaan besar yang tertarik dengan bisnis pariwisata tersebut.      

"Kami berbicara mengenai 10 Bali baru. Dan Amerika mendukung upaya tersebut, dengan membawa banyak turis ke Indonesia. Dan perusahaan seperti VISA dan MASTERCARD juga tertarik dengan bisnis tersebut. Selain itu, EXPEDIA juga berupaya untuk membantu flight dan hotel, sehingga kami senang untuk mempelajari bagaimana cara memperluas dan mengembangkan pariwisata di Indonesia," tutur Alex kepada wartawan.  

Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Indonesia tengah memikat negara-negara asing atas sejumlah capaian positif, layaknya pertumbuhan ekonomi dan juga kemudahan dalam berusaha. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar pandjaitan mengatakan, Amerika Serikat menginginkan adanya presentasi program-program ekonomi dimana pihak Amerika Serikat ingin dapat masuk secara mudah tanpa ada hambatan berarti. (PR/AA/ARN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00