• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Rektor UMS dan UNS Solo : Bercadar Masalah Keyakinan

13 March
13:53 2018
0 Votes (0)

KBRN Surakarta : Hampir seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah PTM memahami, masalah cadar sebagai masalah yang sensitif, selain syar’i dan budaya, bercadar erat kaitannya dengan hak azasi.

Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Dr. Sofyan Anif menjawab wartawan terkait larangan sejumlah Perguruan Tinggi  bagi mahasiswinya menggunakan cadar saat di kampus mengatakan, pihaknya tidak memberlakukan ketentuan khusus tentang cadar, meski untuk foto Ijazah sesuai ketentuan, tetap harus menampakkan full face sebagai identitas, karena Ijazah akan dipergunakan untuk kepentingan mahasiswa sendiri.

Namun untuk aktivitas di kampus, pihaknya tetap menyerahkan pada masing-masing pribadi,  karena tanpa larangan mahasiswa di kampusnya telah memahami, pihak kampus juga memahami jika hal ini sebagai keyakinan, mahasiswi  bercadar tidak akan mendapat teguran.

Dikonfirmasi terpisah, Rektor Universitas Sebelas Maret UNS Solo, Prof. Dr. Ravik Karsidi MS mengakui, Fakultas Pertanian  UNS pernah menerapkan larangan bercadar bagi mahasiswinya.

Diakui, permasalahan larangan dalam Surat Edaran tentang Tata Tertib Berpakaian tersebut hingga saat ini belum selesai, namun pihaknya telah melakukan koordinasi secara persuasif dengan para pimpinan Fakultas, dan dosen setempat.

"kami secara persuasif, apakah itu harus seperti itu sudah melalui pihak-pihak seperti dosen pembimbing dan sebagainya, tapi kita menghormati kalau itu keyakinan tidak kita larang, waktu itu istilahnya tidak diberlakukan sampai ada ketentuan atau edaran berikutnya dari Rektor," jelasnya.

Pihaknya optimis saat ini sudah tidak ada masalah terkait Surat Edaran tersebut, apalagi pengguna cadar jumlahnya tidak banyak.

Dekan Fakultas Pertanian UNS pada tahun 2017 lalu, sempat mengeluarkan Surat Edaran yang menyebutkan mahasiswi diwajibkan menampakkan seluruh wajah saat berkomunikasi dengan warga kampus, hingga menimbulkan polemik.  Namun Tim Ad Hoc UNS yang bertugas mengevaluasi aturan kampus, hingga saat ini belum selesai membahas Surat Edaran Dekan Fakultas Pertanian tersebut.(Dyah S/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00