• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Badan Geologi teliti sisa Tsunami di Pantai Gunungkidul

13 March
14:07 2018
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Badan Mitigasi Bencana dan Tsunami, Badan Geologi Bandung melakukan penelitian di sepanjang pantai selatan jawa untuk mengungkap jejak tsunami purba yang dimungkinkan pernah terjadi pada masa lampau.

Staf Mitigasi Bencana dan Tsunami, Badan Geologi, Imun Maimunah mengatakan dalam penelitian tim menemukan unsur organik pasir halus yang diduga merupakan bekas terjadinya tsunami purba yang terjadi sekitar 640 tahun lalu.

"Penelitian ini kita lakukan dalam sepuluh hari, kita akan melakukan penelitian dan penyelidikan di sejumlah pantai selatan Gunungkidul," katanya Kepada RRI, Selasa (13/8/2018).

Imun juga mengatakan, beberapa pantai yang akan dijadikan obyek penelitian adalah Pantai Kukup, Pantai Sepanjang yang berada di Kecamatan Tanjungsari. Tim melakukan penelitian di sejumlah titik dengan radius sekitar 100 meter dari bibir pantai.

Di lokasi penggaliaan yang dilaksanakan di kasawasan Pantai Kukup, tim berhasil menemukan unsur organik berupa pasir halus di kedalaman 128 cm dengan ketebalan 5 sampai 25 cm. Pasir halus yang bercampur dengan tanah liat merupakan potensi sisa pasir pantai yang terbawa arus tsunami.

"Menurut perhitungan awal dengan asumsi penurunan tanah rata-rata 2 cm pertahun, unsur organik berupa pasir halus tersebut diduga berumur sekitar 640 tahun," ungkapnya.

Ke depan lanjut Imun, tim peneliti akan melakukan proses penelitian terhadap unsur organik lebih lanjut di Australia untuk mengetahui secara pasti waktu terjadinya tsunami pada masa lampau.

Hasil penelitian tersebut akan digunakan sebagai acuan pemerintah untuk melakukan upaya mitigasi bencana tsunami yang mungkin terjadi. Mengingat wilayah yang pernah terjadi tsunami ada potensi terjadi tsunami pada masa yang akan datang.

"Selain di Gunungkidul, penelitian serupa juga kita lakukan di Lombok, Pantai Pangandaran, Tasikmalaya dan Purworejo," katanya. (wib/atb/AA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00