• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada Serentak

Status JR Saragih – Ance Di Pilkada Sumut Ditentukan Tiga Hari Kedepan

13 March
20:16 2018
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Status pasangan Jopinus Ramli Saragih dan Ance Selian dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara akan ditentukan tiga hari lagi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, yakni 16 Maret 2018.

“Sesuai amar putusan Bawaslu, kita diberi waktu tujuh hari harus tuntas semua. Dihitung dari pelaksanaannya, maka pada Jumat 16 Maret 2018, itu harus selesai. Sebelum melewati tanggal itu kita pasti sudah membuat penetapan, apakah Pak JR MS (memenuhi syarat) atau masih tetap TMS (tidak memenuhi syarat),” kata Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain dalam konferensi pers di kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Selasa (13/3/2018).

Iskandar menjelaskan, untuk memutuskan status pasangan yang didukung Partai Demokrat, PKPI dan PKB tersebut, apakah lolos sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumut, pihaknya akan melakukan rapat pleno dalam tiga hari ini.

Menurut Iskandar, ada beberapa hal yang akan menjadi pertimbangan KPU dalam membuat keputusan terhadap JR-Ance, yakni sesuai putusan Bawaslu Sumut terkait sengketa Pilkada gubernur dan wakil gubernur Sumut 3 Maret 2018 lalu.

Salah satu yang menjadi polemik adalah mengenai legalisir Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) JR Saragih yang baru saja dilegalisir di Suku Dinas Pendidikan II Jakarta Pusat yang juga disaksikan KPU dan Bawaslu Sumut. Iskandar menegaskan, pihaknya tetap mengacu pada putusan Bawaslu.

“Amar putusan Bawaslu nomor dua itu memerintahkan pemohon melakukan legalsir ulang foto copy ijazah milik pemohon kepada instansi yang berwenang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tetapi yang kami saksikan itu di sana (Dinas Pendidikan Jakarta Pusat) bukan legalisir ijazah melainkan SKPI,” ujarnya.

Ditambahkan Iskandar, tim JR Saragih telah menyerahkan legalisir SKPI tersebut kepada KPU Sumut. Atas dasar itu nantinya KPU akan membuat keputusan dalam rapat pleno.

Iskandar menyebutkan, SKPI sejatinya diperbolehkan sebagai syarat pendaftaran  bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumut. Sebab salah satu calon wakil gubernur Sumut dari PDIP yakni Sihar Sitorus juga menggunakan SKPI saat mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur Sumut Januari lalu.

“Tapi Pak Sihar kan dari awal memang sudah SKPI,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat mendaftar ke KPU Sumut sebagai calon gubernur pada 9 Januari lalu, JR Saragih menyerahkan foto copy ijazah SMA yang dilegalisir. Namun legalisir itu tidak diakui oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta sehingga JR-Ance dinyatakan TMS dan tidak lolos sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumut 2018. (Widya/ARN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00