• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Akibat Banjir, Aktifitas KBM Di Gununjati Masih Terhenti

13 March
21:58 2018
1 Votes (5)

KBRN, Cirebon: Akibat banjir yang menda Gunungjati Kabupaten Cirebon beberapa hari lalu, aktifitas kegiatan belajar mengajar sekolah di Kecamatan tersebut belum normal.

Seperti diketahui, Gunungjati merupakan Kecamatan terparah dan cukup lama tergenang banjir dalam waktu tiga hari terakhir sejak sabtu malam atau minggu dini hari lalu dengan sekitar 10 desa dan sekitar 7.500 KK yang terdampak.

Pantauan RRI di Sekolah Dasar Negeri 1 Gunungjati, halaman sekolah, Selasa (13/3/2018) masih tergenang air dengan ketinggian sekitar 60 Cm. Sedangkan seluruh ruang kelas, tidak lagi tergenang, namun banyak menyisakan kotoran lumpur tebal dan sampah.

Aktifitas di sekolah itu masih terhenti, karena ruang kelas tidak bisa digunakan, sedangkan para siswa sebagian besar tidak masuk, karena rumahnya juga dilanda banjir.

Di sekolah lainnya yakni di SDN 1 Wanakaya,  para Guru  di sekolah tersebut tetap masuk, untuk membersihkan ruang kelas, ruang guru dan ruang kantor dari sisa-sisa banjir dengan bantuan dari anggota TNI maupun warga masyarakat lainnya.

“Belum bisa melakukan aktifitas belajar mengajar. Kami harus kerja bakti membersihkan lumpur yang dibantu para Guru, TNI dan juga ada Pak Kades dan warga masyarakat,” ungkap Kepala SD N 1 Wanakaya Ipah Agus Sartifah.   

Dikatakannya, sekolah tersebut menjadi langganan banjir, meski demikian sejumlah dokumen penting telah berhasil diselamatkan termasuk peralatan komputer ke ruang di lantai dua. 

Sartifah berharap agar pemerintah juga menambah anggaran untuk membangun bangunan lantai dua, sehingga jika ada banjir, aktifitas dan semua barang-barang penting bisa dialihkan ke lantai dua. Selain itu, posisi halaman sekolah yang lebih rendah dari selokan bisa ditinggikan sekitar 25 Cm dengan cara diurug dan dipasang pavingblok.

“Saat banjir surut, halaman sekolah kami masih saja tergenang, karena posisinya yang rendah. Sehingga tetap saja tidak bisa digunakan, saat anak-anak sudah masuk sekolah,” ujarnya. (YUL/Cip/ARN) 


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00