• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Diperiksa KPK, 50 Persen Anggota DPRD Sumut Tidak Hadiri Paripurna HUT Sumut

16 April
18:10 2018
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Rapat Paripurna Istimewa Dewan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Provinsi Sumatera Utara ke-70, di gedung DPRD Sumut, Senin (16/4/2018), hanya dihadiri sebagian anggota dewan. Dari 100 jumlah anggota DPRD Sumut, wakil rakyat yang hadir hanya sekitar 47 orang atau tidak sampai 50 persen.

Sementara pada hari yang sama, KPK memeriksa sejumlah anggota DPRD Sumut terkait tindaklanjut kasus suap dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho di Mako Brimob Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim Medan.

Tidak diketahui apakah ketidakhadiran para wakil rakyat berkaitan dengan adanya agenda pemeriksaan tersebut. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman mengatakan bahwa ketidakhadiran sebagian besar anggota dewan tersebut tidak mengganggu jalannya paripurna istimewa.

“Tidak apa-apa, namanya rapat istimewa, tidak mengambil keputusan, jadi tidak terganggu, jalan terus,” kata Wagirin.

Wagirin mengakui bahwa dalam beberapa hari ke depan ada pemeriksaan sejumlah anggota dewan oleh KPK. Tetapi ia tidak mengetahui jumlahnya.

“Ada pemeriksaan beberapa hari ini, akan ada pemberitahuan di sekretariat, hari ini juga ada tapi jumlahnya nggak tahu saya,” ujarnya.

Politisi dari Partai Golkar ini juga memastikan bahwa penetapan status tersangka maupun pemeriksaan terhadap sejumlah anggota DPRD Sumut oleh KPK tidak mengganggu kinerja lembaga legislatif itu.

“Kita sudah punya pengalaman. Dulu yang namanya 12 orang tersangka, sudah ada yang divonis, sudah ada yang dihukum, tapi jalan juga pengesahan APBD, pembuatan perda jalan, kegiatan menampung aspirasi masyarakat jalan. Jadi tidak terpengaruh signifikan, karena itu hanya sebagian anggota dewan,” pungkasnya. (Widya/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00