• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Laka Lantas Mini Bus Travel dan Truk, Tiga Orang Meninggal Dunia

16 April
19:58 2018
2 Votes (1)

KBRN, Bukittinggi : Tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan mobil travel Kijang Inova Nopol BM 1797 JU dengan truck Hino Nopol BA 8330 AO bermuatan pupuk. 

Peristiwa naas ini terjadi di ruas jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh KM 16, tepatnya di Jalan Lurus Jorong Baruah, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, pada Senin (16/4/2018) sekitar pukul 03.30 WIB.

Informasi yang dihimpun, Mobil travel Kijang Inova merek Annanta jurusan Pekanbaru Padang berpenumpang 5 orang termasuk satu orang sopir. Dalam peristiwa itu sopir travel dan dua orang penumpang meninggal dunia.

Sementara itu sopir truk bernama Nofrizal (58), yang beralamat Jalan Tanjung Aua No 1 Kelurahan Tanjung Aua Nan XX, Kota Padang, menyerahkan diri ke Polres Bukittinggi.

Informasi yang diperoleh di bagian Lama Lantas Polres Bukittinggi, sopir travel bernama Junaidi (37) Melaju dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi sampai di TKP diduga sopir travel mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak melihat truk yang sedang berjalan pelan di depannya.

Akibat peristiwa itu, mobil travel menghantam dan tersangkut bagian belakang truck, mobil travel ringset tak berbentuk. Evakuasi mobil dan penumpang dipimpin Kasat Lantas Polres Bukittinggi.

Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan, diduga sopir travel melaju dengan kecepatan tinggi dan sopir kurang hati hati sehingga tidak melihat truk yang sedang berjalan pelan.

“Dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni sopir travel Junaidi (37), yang beralamat Jalan RE Martadinata LK I Kelurahan Kota Karang, Bandar Lampung, dan satu orang penumpang bernama Ari Bawa. Sedangkan, satu penumpang lainnya bernama Dimas Suryadinata meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Achmad Mochtar Bukittinggi,” jelasnya.

Sementara penumpang yang mengalami luka ringan dan berat sambung Sukur Hendri Saputra, yakni Syahrul mengalami luka robek di bagian dagu, Nur Hidayat mengalami luka di kepala, dan Walmursalati Urfa mengalami patah kaki sebelah kiri. 

“Dalam peristiwa itu tiga orang meninggal dunia dan tiga orang penumpang sedang menjalani perawatan di RS Akhmad Mukhtar Bukittinggi,” terang Syukur.

Pada kesempatan yang sama sopir truk Nofrizal saat berada di Unit Laka Lantas Polres Bukittinggi mengaku tidak mengetahui, kalau mobilnya ditabrak dari belakang, dan sadar setelah dikasih tahu oleh pengendara lain.

“Saat kejadian hari hujan, waktu itu saya berjalan pelan karena muatan truk saya berat. Saya tidak tahu jika ada mobil yang menabrak truk saya dari belakang,” terangnya. 

Salah seorang orang tua korban Dimas Suryadinata bernama Marlan mengatakan selama ini anaknya kuliah di Universitas Andalas (UNAND) Padang, pekan lalu ia pulang ke Pekanbaru.

“Sebelum berangkat ke Padang hari ini, kemaren saya sudah meminta ia libur agak dua hari ini di Pekanbaru. Namun ia beralasan hari Senin ia sudah janji dengan dosennya,” kata Marlan yang mengaku datang dari Pekanbaru.

Terpisah, Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Bukittinggi setelah mendapat informasi kecelakaan tersebut langsung turun ke rumah sakit untuk melihat korban.

“Hari ini juga, kita akan menyerahkan santunan kepada ahli waris korban. Namun untuk ahli waris korban bernama Ari Bawa dan Dimas Suryadinata akan di serahkan oleh PT Jasa Raharja Cabang Pekanbaru. Sedangkan santunan atas nama sopir travel Junaidi di serahkan kepada ahli waris korban di Pariaman. Untuk korban yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit menjadi jaminan kita,” tukasnya. (YPA/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00