• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kodim Indramayu Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Trafficking dan KDRT

16 April
20:10 2018
1 Votes (5)

KBRN, Indramayu : Kodim 0616/Indramayu bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kab Indramayu, melaksanakan sosialisasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Trafficking, KDRT dan Pornografi kepada siswa SMKN 1 Lelea, Senin (16/4/2018).

Sosialisasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan TMMD ke 101 Kodim 0616/Indramayu di Desa Cempeh Kecamatan Lelea, bertujuan untuk membekali siswa tentang pamahaman beberapa jenis tindak pidana yang harus dicegah sedini mungkin.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Kav Agung Nur Cahyono S.I.P M.Tr (Han) mengatakan, trafficking atau perdagangan manusia saat ini sudah disikapi serius oleh Pemerintah, hal tersebut sudah di buktikan dari tahun 2015 Pemerintah Indonesia telah melarang pengiriman TKI ke 19 Negara di Timur Tengah, dengan tujuan untuk meminimalisir kejahatan perdagangan manusia

“Selain masalah trafficking, pemerintah juga memebrikan perhatian serius tentang tindak kejahatan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pornografi, kesemuanya telah mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah untuk mencegah tindak pidana dan perbuatan kejahatan tersebut," terang Dandim.

Disebutkan Kodim 0616/Indramayu merupakan satuan teritorial yang berhubungan langsung dengan masyarakat, bertekad akan selalu mendukung setiap program Pemerintah, dengan memberi pemahaman kesadaran hukum kepada siswa atau masyarakat dan menumbuhkan jiwa yang berwawasan kebangsaan.

“Dengan giat melaksanakan sosialisasi, Kodim 0616/Indramayu berharap kepada siswa atau masyarakat Kab Indramayu,khususnya Kec Lelea agar menjadi masyarakat yang taat akan tata tertib yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandas Dandim.

Sementara itu Kepala Dinas PPPA Kab Indramayu Dra Hj Lily Mulyati juga menambahkan, upaya pemerintah dalam memerangi kasus KDRT salah satunya membentuk Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPPA. Menurutnya, beberapa kasus tindak kejahatan yang melibatkan anak dan harus diantisipasi untuk tidak terulang lagi, seperti kejadian di Jawa Timur anak menganiaya guru hingga meninggal dunia.

“Jadi melalui sosialisasi ini diharapkan sosialisasi yang di laksanakan semua tindak kejahatan tersebut tidak terjadi dan menimpa pada kalangan siswa atau masyarakat Indramayu,khususnya Kec Lelea," imbuhnya. (CH/WDA)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00