• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Pasokan Listrik di Jateng dan DIY Selama Ramadhan Aman

16 May
15:13 2018
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1439 H, PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY memastikan pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dan DIY dalam keadaan aman. Upaya ini merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.

“Suplai listrik di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta kondisi aman dengan pasokan sebesar 4.617 MW, perkiraan beban 3.679 MW dan cadangan sebesar 938 MW,” jelas Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY, Hardian Sakti di Semarang, Rabu (16/5/2018).

Menurut Sakti, PLN juga telah memonitor sistem kelistrikan secara realtime untuk memastikan pasokan tersebut dapat terdistribusi dengan baik.

“Tren beban puncak pada saat bulan Ramadhan biasanya mengalami pergeseran dari semula pukul 19.00 sampai 22.00 WIB untuk beban puncak malam, serta pukul 10.00 sampai 17.00 WIB menjadi pukul 03.00 sampai 06.00 WIB. Hal ini diakibatkan karena perubahan pola masyarakat yang melaksanakan ibadah sholat tarawih dan makan sahur,“ imbuhnya.

Disamping pasokan listrik, PLN juga telah menyiapkan pengamanan dari segi pasukan. Sebelumnya secara serempak, seluruh Area PLN se-Jawa Tengah dan DIY menggelar Apel besar untuk memastikan kondisi personil dan peralatan dalam keadaan prima.

"Rangkaian kegiatan apel diawali dengan upacara bersama. Para peserta kemudian mendapat pengarahan lebih lanjut mengenai kondisi pengamanan kelistrikan, proyeksi kemungkinan gangguan, hingga strategi pemulihan akibat gangguan," tutur Sakti.

Total pasukan yang telah disiapkan sebanyak 2.200 personil se-Jawa Tengah dan DIY yang terdiri dari Tim Pelayanan Teknik (Yantek), Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan Tim Pemeliharaan disiagakan untuk menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Tim tersebut didukung oleh 429 Armada, yang terdiri dari mobil operasional, mobil PDKB, crane, dan motor Unit Reaksi Cepat (URC).

“Meskipun kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama kami, tapi keselamatan dan kesehatan kerja pekerja tidak boleh dilupakan. Para petugas wajib bekerja sesuai SOP dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam bertugas,” pungkas Hardian Sakti. (DNA/Evie).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00