• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Stok Aman, Pertamina Petakan Kebutuhan BBM Selama Ramadhan Hingga Lebaran

16 May
17:54 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu: Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan telah melakukan pemetaan dan prediksi kebutuhan energi masyarakat.

Berpijak pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya dan analisa tren konsumsi, setiap tahun pasti selalu ada peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, dan Avtur, terutama saat arus mudik dan balik saat Hari Raya Idul Fitri.

“Prediksi peningkatan sudah ada.kita juga sudah menyiapkan proyeksi penyaluran untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bahkan untuk memantau peningkatan dan kebutuhan energi selama puasa dan lebaran demi kenyamanan masyarakat, kita juga akan menyiapkan Tim Satuan Penugasan (Satgas) sejak Hmin 15 hingga Hplus 15 lebaran,” ungkap General Manager MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanto, dalam rilisnya ke RRI Bengkulu.

Menurutnya, untuk konsumsi BBM jenis gasoline, seperti Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, dan Premium, diprediksi terjadi peningkatan hingga 19persendari konsumsi normal.  Apalagi untuk peningkatan konsumsi Pertamax Turbo akan mencapai 38persen, Pertamax 35persen, Pertalite 19persen, dan Premium mencapai 15persen.

“Kenaikan tertinggi konsumsi BBM jenis gasoline diprediksi akan terjadi pada 9 Juni 2018 atau Hmin 5, dengan angka kenaikan sebanyak 77persendari konsumsi normal,” ujarnya, Rabu (16/5/2018).

Selain itu untuk BBM Jenis gasoil, yakni BBM diesel, khususnya Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar/Bio Solar, diprediksi mengalami penurunan hingga 11persendari konsumsi normal.Hal itu diakibatkan oleh tidak beroperasinya kendaraan berat saat arus mudik dan balik. Sehingga konsumsi Solar/Bio Solar turun 13persen.

“Peningkatan itu tetap ada, khususnya untuk BBM jenis Pertamina Dex hingga 42persendan Dexlite sebanyak 12persen,” terangnya.

Lebih jauh untuk BBM jenis Gasoil, diakuinya, peningkatan konsumsi akan terjadi pada 31 Mei 2018 atau Hmin 15, dengan angka kenaikan sebanyak 30persendari konsumsi normal.

“Peningkatan konsumsi BBM non-subsidi ini merupakan wujud berubahnya pola konsumsi masyarakat Sumbagsel. Masyarakat telah cerdas dan beralih memilih BBM berkualitas untuk memaksimalkan performa sekaligus efisiensi kinerja mesin kendaraan,” jelasnya.

Ditambahkannya, sebagai persiapan untuk menjaga kelancaran distribusi energi dan layanan selama Ramadhan dan Idul Fitrinanti, seluruh Terminal BBM di wilayah Sumbagsel akan stand by selama 24 jam.

Kemudian setiap Terminal BBM juga sudah disiapkan tambahan mobil tanki (MT) untuk melayani masyarakat diluar penyaluran normal. Selanjutnya pihaknya juga akan menempatkan 5 Kiosk Pertamax di Jalur Tol dan Pelabuhan Bakauheni, Dex kemasan di jalur lintas utama, 25 motoris kemasan, Mobil Tanki Dispenser, Kantong BBM (Mobile Storage), dan SPBU Buffer Stock.

“Khusus untuk Bengkulu, konsumsi BBM selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri juga akan mengalami peningkatan. Untuk saat ini, prediksi peningkatan untuk BBM jenis gasoline di Bengkulu diperkirakan mencapai 18persen. Peningkatan di Bengkulu masih didominasi oleh Premium sebanyak 23persen, Pertamax 20persen, dan Pertalite sebanyak 16persen. Oleh karena itu, guna mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut, juga sudah menyiapkan 1 unit mobil tanki dengan total kapasitas 16 Kilo Liter (KL) di Terminal BBM Pulau Baai, serta di Terminal BBM Lubuk Linggau juga di stand by-kan 2 unit mobil tanki dengan kapasitas total 32 KL,” tutupnya.(rep/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00