• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

'Travel Advice' Belum Pengaruhi Pariwisata Bali

16 May
17:57 2018
1 Votes (5)

KBRN, Denpasar: Rentetan teror terjadi di Tanah Air diawal pekan ini. Yang terakhir adalah upaya penyerangan oleh 8 orang di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) Pukul 09.00 WIB.

Sedangkan, pasca teror di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018), 14 Negara dipastikan telah mengeluarkan travel advice. Saran berwisata ke Indonesia, khususnya Bali, Surabaya, dan Jakarta itu dikeluarkan Australia, Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Hongkong, Singapura, Malaysia, Polandia, Irlandia, Canada, Perancis, Filipina, Swiss, dan Brazil.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika ditemui wartawan di Denpasar, Rabu (16/5/2018) menyebut, belum ada dampak terhadap sektor kepariwisataan pasca diterbitkannya travel advice tersebut.

"Saya kita sementara ini belum ada yang cancel. Saya kira seluruh dunia juga bisa terjadi terorisme ini, ya bukan berarti karena itu kita takut ya kan, jadi imbauan saya boleh saja namanya kewajiban negara untuk memberi advice kepada warga negaranya, tetapi bukan berarti melarang," katanya.

Pastika berharap gerak cepat aparat keamanan dalam memberangus sel terorisme memberikan angin segar bagi kedamaian di Indonesia. Lebih-lebih untuk Bali yang bulan Oktober 2018 menjadi venue utama IMF-World Bank Annual Meeting.

"Ya mudah-mudahan dengan gerak cepat ini aparat sekarang saya kira gerak cepat kemana-mana ini kan sudah mulai penangkapan-penangkapan dan sebagainya," ucapnya.

Selain itu, mantan ketua tim investigasi bom bali ini berpesan, masyarakat bersama aparat harus bersinergi dalam memerangi terorisme. Karena selama ini yang menjadi titik lemah adalah kewaspadaan seluruh pihak dalam mengantisipasi aksi teror.

"Kita kurang waspadalah dulu itu. Tetapi memang, bagaimana sih tahu yang ada dalam isi hati orang kan, tidak gampang. Orangnya hari ini baik-baik padahal didalam dirinya itu ada bibit itu kan Ya sulit untuk itu, tetapi sekarang bagaimana kita meminimalisasi kalau kemungkinan itu dengan tadi, dan yang kedua jika terjadi apa yang harus kita lakukan untuk meminimalisasi korban, itu kan yang paling penting," ujar Made Mangku Pastika. (HRO/Foto:KBRN/AKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00