• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Mantan KASAU Cheppy Hakim Minta Pemerintah Awasi Aksi Teror Melalui Pesawat Komersial

16 May
19:45 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bogor : Ancaman Aksi Terorisme melalui serangan pesawat udara komersial masih menjadi tantangan bagi keamanan dunia, termasuk di Indonesia.

Selama ini, serangan teroris di Indonesia memang masih konvensional dengan meledakkan bom bunuh diri menggunakan kendaraan bermotor.

Namun, di masa depan ancaman serangan udara menggunakan pesawat terbang komersial harus menjadi pemikiran pemerintah dan DPR RI.

Mantan KASAU Marsekal (Purn) Cheppy Hakim dalam kuliah umum di Universitas Pertahanan di Bogor mengungkapkan, perbatasan udara Indonesia yang langsung berhadapan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Philipina, Australia dan Papua Nugini harus tetap mendapat perhatian dengan penguatan sistem pertahanan udara.

Reposisi Zona Identitifikasi Pertahanan Udara harus menjadi pemikiran bersama Pemerintah dan DPR, sebab berdasarkan Pasal 6 UU Nomer 1 Tahun 2009 tentang penyelenggaran kedaulatan negara atas wilayah udara NKRI maka harus ada penguatan sistem tersebut.

Penerapan Reposisi Zona Identifikasi Pertahanan Udara harus terjadi penegakan hukum terhadap pelanggaran zona terbang pesawat komersial.

Menurut Cheppy Hakim, dengan adanya sistem yang mumpuni maka bahaya terorisme melalui serangan udara pesawat komersial ke Indonesia bisa diminimalisir.

"Kita antisipasi serangan teroris pada serangan udara, dengan pesawat komersial, contoh saja serangan di WTC saat 911, kita harus segera mengantisipasinya, ujarnya, Rabu (16/05/2018).

Reposisi Zona Identifikasi Pertahanan Udara juga menjadi sistem peringatan dini dan pengawasan menyeluruh dari penerbangan yang padat melintas di wilayah Udara Indonesia, sehingga kedaulatan NKRI menjadi utuh di darat, laut dan udara. (Son/HF) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00