• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Rudiantara: Masyarakat Indonesia Penyokong Utama Medsos di Dunia

16 May
20:00 2018
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya : Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara menyatakan masyarakat indonesia adalah masyarakat penyokong utama tumbuhnya medsos di dunia.

Dari sejumlah data riset yang ada, Indonesia menduduki posisi atas dalam pemakaian sejumlah jajaring sosial seperti Instagram, Twitter dan Facebook. Bahkan, Jakarta pernah menjadi kota paling berisik di twitter pada tahun 2012.

Hal ini disampaiakan Menkominfo saat melakukan kunjungannya ke Palangka Raya, Rabu (16/5/2018). 

Disampaikan Menkominfo, dari sumber data yang ada, tercatat pengguna aktif media sosial di tanah air berjumlah kurang lebih 130 juta orang padahal jumlah pengguna internet tercatat sekitar 143 juta orang.

Hal yang hampir mirip juga dikemukakan Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, yang merilis hitungan bahwa pengguna internet Indonesia menggunakan layanan chating sebanyak 89 persen dan media sosial kurang lebih 87 persen artinya hampir semua orang Indonesia yang mengakses internet menggunakan chatting dan media sosial.

“Dari data lainnya juga disebut, Indonesia juga menempati posisi ketiga dunia penggunaan Instagram setelah Amerika Serikat dan Brazil. Kota Jakarta bahkan pernah mencatatkan diri menjadi kota paling berisik pada tahun 2012 dengan twit tertinggi,” jelasnya.

Namun sayangnya, catatan dan data mengenai penggunaan internet masyarakat Indonesia ini tdak serta merta diimbangi dengan tingkat literasi masyarakat.

Menkominfo melihat,  ekspresi komunikasi masyarakat Indonesia  di media sosial demikian intens dan cenderung cerewet dan  tidak mencerminkan budaya ekpresi sehari hari yang tidak lugas dan diam diam saja.

Seiring dengan peningkatan tersebut juga ikut berimbas pada tata kehidupan dan gaya hidupnya yang kini semakin tak lepas dari internet.

Lebih jauh Menkominfo Rudiantara juga mengingatkan penelitian tentang efek buruk pemakaian internet terlebih media sosial, di antaranya membuat turunnya harga diri, menimbulkan kesulitan berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan orang lain, mengubah cara mengingat dan  mempengaruhi waktu tidur.

Sementara di Indonesia, Menkominfo meyakini  media sosial telah membuat rusaknya hubungan sosial dan persaudaraaan, di mana bisa disaksikan perubahan pribadi yang berubah menjadi beringas dan kasar di media sosial.

Menkominfo juga mengingatkan bahwa pemakaian dan penggunaan media sosial dan internet telah bergeser menjadi tidak sehat dan perlu sikap dewasa dan bijak dari para penggunannya. (NATA/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00