• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

TNI AU Tingkatkan Pengaman Obyek Vital Wilayah Bandara RHF

16 May
22:11 2018
0 Votes (0)

KBRN, Tanjungpinang : Personil TNI AU Pangkalan Udara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang bersama Avsec Bandara dan Polsek Bandara memperketat pengamanan  di sekitar bandara Raja Haji Fisabilillah. 

Pengamanan gabungan  ini juga sebagai langkah antisipasi menyusul teror bom yg terjadi  beberapa hari lalu.

Menurut Kadisops Lanud RHF Mayor Lek Wardoyo, Pengamanan ‎kawasan bandara melibatkan personel Pomau Lanud RHF, Pasukan Pertahanan Pangkalan (Hanlan) Lanud RHF,  Personel Intelpam Lanud  RHF, personel Aviation Security (Avsec) dan Polsek Bandara RHF,  Rabu (16/5/2018).

"Pemeriksaan dilakukan kepada seluruh pembawa kendaraan serta mereka yang membawa barang bawaan milik calon penumpang maupun pengantar yang menuju Bandara RHF," ungkap Mayor Lek Wardoyo

Dikatakannya, Tim PAM gabungan melakukan sweeping kendaraan dengan cara random atau acak ini untuk pengamanan dan memberikan kenyamanan kepada calon penumpang di Bandara RHF.

"Kami imbau kepada  asyarakat untuk tidak segan melaporkan apabila mengetahui orang atau benda yang mencurigakan, agar segera melaporkan ke petugas pengamanan," ujarnya. 

Sementara itu, pascateror bom di Mapolrestabes Surabaya dan peristiwa teror di Mapolda Riau tadi pagi, Komandan Lanud RHF Kolonel Pnb. M. Dadan Gunawan S.T M.M. menginggatkan masyarakat Kepulauan Riau khususnya yang berada di Kota Tanjungpinang agar  tidak lengah dan terus  tingkatkan  kewaspadaan.

"Pengamanan obyek Vital wilayah Bandara yg menjadi tugas pokok TNI AU dihimbau kepada seluruh pihak terkait pengamanan Bandara RHF agar terus meningkatkan Kewaspadaan," kata Kolonel (Pnb) M. Dadan Gunawan. (RB/HF)

  • Tentang Penulis

    RISFAN BADRIAN

    Bahagia bukan milik dia yg hebat dalam segalanya, namun dia yg mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur.

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00