• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

PMKS di Bengkulu Harus Beroperasional Karena Sesepakatan Harga TBS Dilaksanakan

11 July
22:32 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Dari hasil Rapat Koordinasi menyikapi polemik harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit dalam wilayah Provinsi Bengkulu,  dipimpin langsung Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Rohidin Mersyah bersama Forkopinda, serta sejumlah Bupati dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Bengkulu, disepakati setiap Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) harus tetap beroperasi, dan kedepannya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ditetapkan sekali dalam tiap bulan.

"Pabrik beroperasi itu penting, supaya TBS sawit para petani bisa terjual, kecuali bagi PMKS yang tanki penampung Crude Palm Oil (CPO) sudah penuh. Sedangkan penetapan harga TBS setiap bulan, kita minta PMKS ikut,  serta dalam rapat rutinnya," ujar Plt Gubernur Rohidin.

Selain itu dikatakan Rohidin, untuk harga TBS yang disepakati harus diikuti oleh PMKS.Dimana kesepakatan harga itu berlaku untuk kualitas buah yang sesuai standar.

"Kesepakatan, masing-masing Kepala Daerah memberikan advokasi bagi petani, agar menghasilkan TBS sawit dengan kualitas buah yang baik,"imbuhnya, Rabu, (11/7/2018) di kantor Gubernur.

Disamping itu ditegaskan Rohidin, seluruh Pabrik CPO yang ada di Provinsi Bengkulu, harus tergabung sebagai anggota GAPKI.

"Kemudian jugatugas Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP), agar memberikan pengawalan dalam penerapan harga TBS yang sudah disepakati," katanya.

Lebih jauh dijelaskan, PMKS juga harus membeli harga TBS sawit petani Rp 1.200 per-kilogram, dengan toleransi 5 persen atau Rp 1.140.

"Soal harga juga harus diawasi penerapannya dilapangan. Sedangkan petani di minta membentuk Poktan, untuk memudahkan dalma pembinaan yang akhirnya memiliki posisi tawar,"jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi dan Bupati Bengkulu Utara Mian, yang turut hadir rapat menyambut baik langkah yang dilakukan Plt Gubernur terkait polemik harga TBS sawit ini.

"Kami juga akan sikapi persoalan TBS ini, dengan mengawasi setiap perusahaanCPO. Harapan kita setelah ini polemik harga TBS ini bisa berakhir, sehingga petani tidak mengeluhlagi," tukas mereka.(rep/Evie).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00