• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Idrus Marham dan Forum Rektor Bahas Proyeksi Desa Sejahtera Mandiri

11 July
22:45 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bandung : Menteri Sosial Republik Indonesia Idrus Marham mengungkapkan, pertemuan dengan Rektor dari 22 Perguruan Tinggi  se Indonesia merupakan tindak lanjut kerjasama, antara Kementrian Sosial dan Perguruan Tinggi,  untuk  gerakan pembangunan Desa Sejahtera Mandiri (DSM). 

Menurutnya, dengan pertemuan itu  dipastikan Perguruan Tinggi yang sudah menjalin kerjasama, dapat menentukan desa mana saja di wilayah perbatasan yang menjadi perhatian.

"Ada sekitar 41 desa di Kab/kota di perbatasan itu menjadi fokus kita. Kita akan bahas dari  41 itu kira-kira yang menjadi perhatian. Lalu apa saja perlu dikembangkan di desa itu,"ungkap Idrus Marham kepada awak media  disela pertemuannya dengan Forum Rektor di Bandung Rabu (11/7/2018) malam.

Ia melanjutkan, proyeksi gerakan Desa  Sejahtera Mandiri adalah memiliki ekonomi kerakyatan yang kuat, sumber daya manusia tinggi, serta penguatan lingkungan. 

"Nanti, akan kita lihat, potensi apa yang perlu dikembangkan di daerah itu. Kalau memang orientasinya masalah pendidikan, maka kita akan bersinergi dengan kementrian lain, tapi yang pasti, Perguruan Tinggi bersangkutan sudah menentukan potensi desa itu,"jelasnya.

Idrus juga mencontohkan, seperti salah satu desa di wilayah Atambua dapat dikembangkan berbagai potensi, yaitu sektor pertanian, perkebunan dan lain-lain. Kemudian di desa itu masih perlunya pengembangan di sektor pendidikan, maka akan disenergikan dengan instansi terkait. Potensi dan permasalahan yang ada, serta  keperluan pengembangan desa menuju desa  sejahtera mandiri, dapat di inventarisir oleh Perguruan Tinggi, dengan metode  penelitian yang dilakukan saat mahasiswa melakukan kuliah kerja nyata (KKN).

"Mahasiswa yang akan KKN itu, menentukan desa yang sudah dikembangkan sebagai desa  sejahtera mandiri. Kita harapkan Perguruan Tinggi yang kerjasama dapat mengiventaris potensi yang dikembangkan dan permasalahan yang dihadapi," tegasnya.

Sementara, Desa Sejahtera Mandiri (DSM) menurut Idrus,  merupakan salah satu konstruksi model percepatan penanganan kemiskinan terpadu yang melibatkan Perguruan Tinggi dan Kementrian Sosial RI. Strategi ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan kemiskinan yang dibangun secara akselerasi, terpadu, dan saling bersinergi antar sektor di Pusat, Pemerintah Daerah dengan melibatkan Perguruan Tinggi sebagai inisiator. 

"Model DSM ini sangat efektif dan kompetitif dalam percepatan pengentasan kemiskinan di pedesaan. Kebijakan ini menggerakan potensi dan sumber kesejahteraan sosial secara terpadu antara Kementrian Sosial, Pemerintah daerah dan Perguruan tinggi," pungkasnya.(AZ/Evie).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00