• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Fadli Zon: Indonesia-Lebanon Perlu Kerjasama Sektor Pertanian

12 July
11:06 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan sejumlah  Anggota DPR melakukan kunjungan kerja DPR RI ke Lebanon dengan tujuan mempererat hubungan bilateral dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, utamanya bidang pertanian, perdagangan, pendidikan, pertahanan dan antarparlemen.

"Kami ingin mengetahui lebih jauh bagaimana strategi pemerintah Lebanon dalam sektor pertanian. Selain punya 65 persen lahan pertanian, Lebanon juga punya produksi unggulan di sejumlah komoditas seperti kentang dan buah-buahan. Mereka impor produk pertanian perkebunan dari Indonesia seperti minyak kelapa sawit, kopi, teh dan lain-lain. Khusus kopi, masyarakat Lebanon rupanya sangat menyukai kopi Indonesia. Saat ini produk kopi Indonesia menguasai 93 persen pasar Lebanon," ujar Fadli dalam keterangannya yang diterima Radio Republik Indonesia, Kamis (12/7/2018).

Dalam kunjungan ke Libanon tersebut, Fadli menngelar pertemuan pertemuan terbatas dengan Menteri Pertanian Lebanon, H.E Mr. Y.M. Ghazi Zeaiter di Kantor Kementerian Pertanian Lebanon, Selasa waktu setempat (10/07/2018).

Pertemuan dengan Menteri Pertanian menjadi forum untuk mendiskusikan peluang-peluang yang mungkin terjalin dalam merealisasikan MoU pertanian antara Indonesia-Lebanon.

Fadli Zon yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyatakan pentingnya Indonesia menjalin kerjasama di bidang pertanian dengan Lebanon untuk meningkatkan akses pasar bagi produk pertanian, keterampilan petani terutama pada pendidikan, riset, serta teknologi pertanian.

Pada sektor pertanian, Lebanon menempati proporsi tertinggi lahan pertanian di Timur Tengah. Wilayah pertanian mencakup sekitar 65 persen dari wilayah Lebanon (hampir setara dengan 6800 km2). Sektor pertanian menghasilkan sekitar 3,5 persen dari GDP Lebanon. Sektor ini mempekerjakan sekitar 6 persen dari tenaga kerja Lebanon, penyedia lapangan kerja terbesar ke-5. Sementara ini, ekspor utama Lebanon untuk produk pertanian adalah Negara-Negara Timur Tengah yang mencapai 95,3% dari total ekspor pada tahun 2017.

"Kerja sama antara Indonesia dengan Lebanon, khususnya di bidang pertanian harus terus dioptimalkan. Adanya MoU di bidang pertanian, dapat menguatkan kerjasama sektor pertanian dan peternakan untuk peningkatan perdagangan komoditas di antara kedua Negara. Lebanon merupakan negara dengan luas wilayah yang cukup besar dan memiliki produk unggulan tertentu di bidang pertanian," demikian Fadli. (Ril/NYP)

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00