• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Kekeringan di Ponorogo, BPBD Sudah Droping Hampir 3 Juta Liter Air Bersih

18 October
13:35 2019
3 Votes (5)

KBRN, Ponorogo : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo sampai hari ini telah melakukan droping air bersih hampir 3 juta liter untuk mengatasi bencana kekeringan di kabupaten Ponorogo.

Jumlah tersebut merupakan droping air bersih yang dilakukan mulai bulan Juni lalu. Droping pertama kali dilakukan di Dusun Jeggring desa Duri kecamatan Slahung. Data dari BPBD Ponorogo kekeringan tahun 2019 semakin meluas.

Pada  tahun 2018 kekeringan hanya melanda 8 kecamatan, 12 desa dan 18 dusun.  Saat  ini kekeringan melanda 8 kecamatan, namun dengan jumlah desa dan dusun yang semakin meluas yakni  21 desa 32 dusun. Jika  musim hujan tidak segera datang BPBD memprediski bencana kekeringan dipastikan bisa makin meluas. Mengingat dari hari ke hari permintaan bantuan air sekaligus laporan bencana kekeringan dari desa terus saja berdatangan ke BPBD.

Kepala bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Ponorogo Setyo Budiono mengungkapkan pihaknya dengan 3 armada ditambah 1 armada dari PDAM setiap harinya melakukan Droping hingga 75 rit per hari dengan volume 6000 liter air tiap ritnya . pun Jumlah tersebut hanya dari BPBD saja. Belum dari Pihak lain.

Jika ditambahkan dengan droping air bersih dari kelompok masyarakat dan relawan maka akan jumlah kebutuhan air dilapangan jauh lebih besar.

“Hingga saat sekarang yang masuk di BPBD kurang lebih hampir 8 kecamatan, 21 desa, 32 dusun. Jadi ada 32 titik yang tersebar di wilayah Ponorogo dari 8 kecamatan” Ungkap Budi

Hasil Pemetaan dari BPBD bencana kekeringan terparah saat ini dialami masyarakat di desa-desa di kawasan atas atau perbukitan.

Akibat  bencana kekeringan yang semakin parah , maka intensitas permintaan dropimng air juga semakin besar . jika dulu di dusun jengring misalnya hanya memerlukan dua hingga 3 droping air , maka saat ini bisa 4 kali hingga 6 kali.

“Kemudian kalau kita hitung-hitung bahawa dalam seminggu itu BPBD saja kita mengirim hampir 72 hingga 75 rit  dengan kapasitas masing-masing satu rit itu 600 liter. Dan itu akan terus berkembang karena diwilayah itu yang awalnya dalam satu hari kita kirim 2 hingga 3 tangki tapi sekarang minta penambahan 3-4 tangki dalam satu desa itu," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00