• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Iwan Bule Menang Telak Ketum PSSI, La Nyalla : Kongres Sesuai Aturan FIFA

2 November
15:15 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Mochamad Iriawan resmi terpilih sebagai Ketum PSSI periode 2019-2023 sesuai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Pria yang karib disapa Iwan Bule tersebut menang telak atas 9 (sembilan) kontestan lainnya dengan perolehan suara 82-0. Artinya 82 suara aklamasi untuk Iwan Bule dan 0 suara untuk semua kontestan lainnya.

Iwan Bule menyingkirkan nama-nama seperti Arif Putra Wicaksono, Rahim Soekasah, Aven S. Hinelo, Benny Erwin, Bernhard Limbong, Fary Djemy Francis, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas Oktavianus.

Sebenarnya nama La Nyalla Mattalitti masuk bursa namun mengundurkan diri dengan alasan ingin konsentrasi dalam pembangunan daerah sebagai Ketua DPD RI yang baru.

Dalam Kongres PSSI ini, Presiden FIFA Gianni Infantino juga turut memberikan sambutan lewat tayangan video. 

"Kongres yang diselenggarakan hari ini adalah sangat penting, dan kongres pemilihan ini akan jadi fondasi untuk dapat melanjutkan apa yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir," ujar Infantino.

Sehari sebelumnya, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, dalam kapasitasnya sebagai mantan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) serta pemerhati sepakbola, sempat mengomentari kongres PSSI untuk memilih Ketum yang baru.

La Nyalla mengutarakan, apapun yang terjadi nantinya, semua memang harus sesuai dengan restu pemerintah. 

"Harus direstui Pemerintah. 'Kan sudah direstui, dikeluarkan rekomendasi (untuk Kongres)," ujar La Nyalla saat ditemui dalam Pers Gathering yang mengangkat tema 'Sinergitas DPD RI dan Insan Pers Guna Penguatan Peran DPD RI Dalam Memperjuangkan Aspirasi Daerah' di Surabaya, Jumat (1/11/2019) malam. 

Mengapa harus ada restu Pemerintah? Pertama, karena posisi pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merupakan induk yang menaungi semua kegiatan olahraga di Indonesia. Apabila tidak mengikuti arahan, dan terjadi keributan atau menyalahi aturan FIFA, otomatis kesalahan akan dilimpahkan kepada PSSI.

"Jadi ini normatif. Tidak usahlah, maksudnya biarkan ini jalan. Biar waktu yang membuktikan," pungkasnya. (Foto: Dok. Istimewa)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00