• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Nono Sampono : DPD Bentuk Pansus Papua, 15 Orang Dipimpin Fachrul Razi

2 November
16:05 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Salah satu program dalam waktu dekat ini segera dilakukan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI adalah pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk Papua. 

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dalam siaran langsung dengan RRI PRO3 usai acara Pers Gathering yang mengangkat tema 'Sinergitas DPD RI dan Insan Pers Guna Penguatan Peran DPD RI Dalam Memperjuangkan Aspirasi Daerah' di Surabaya, Jumat (1/11/2019) malam. 

Nono lanjut menuturkan, DPD menilai, masalah Papua yang berada di wilayah timur Indonesia, menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan.

"Saya baru pulang dari Manokwari, Sorong, Raja Ampat, Sorong, karena saat letupan awal memang berawal dari Manokwari dan Sorong baru melebar ke wilayah lain, sampai baru-baru ini Wamena," sebut Nono kepada RRI.

Untuk kerusuhan terakhir yang terjadi di Wamena, dirinya bersyukur pemerintah melalui TNI-Polri telah menempuh langkah-langkah baik guna menyelesaikan persoalan awal dengan pendekatan keamanan dan hukum. Dan untuk meneruskannya, DPD RI, kata dia, ingin menyelesaikan persoalan sampai ke akar masalah.

Akar masalahnya menurut Nono adalah keadilan, sosial, budaya, kemudian pendidikan, layanan kesehatan, dan harus ditempuh melalui pendekatan-pendekatan kultural. Selain itu, ekonomi juga perlu tumbuh agar masyarakat di sana meningkat pula penghasilan dan kesejahteraannya.

"Papua dan Papua Barat itu nomor satu dan nomor dua provinsi miskin di Indonesia selain Maluku, NTT dan Gorontalo. Lima besar miskin itu," ujarnya.

Mengenai Pansus, nantinya tim akan bekerja membantu pemerintah dalam hal ini bagaimana segera cari solusi penyelesaian akar masalah di Papua.

"Pansus nanti ada 15 orang, dipimpin Wakil Ketua I dari Komite I DPD RI, Fachrul Razi," pungkasnya. (Sumber: Jorike Fitri/RRI-PRO3)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00