• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Tim KPK Temukan Kendaraan Dinas Pemkot Prabumulih Dikuasai Pihak Ketiga

6 November
17:27 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  menemukan sejumlah fakta bahwa ternyata masih ada sejumlah oknum mantan pejabat atau penyelenggara negara namun masih ingin “menguasai” aset milik negara. Menurut KPK sejumlah kendaraan dinas operasional itu masih dikuasai oleh pihak ketiga.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta menjelaskan bahwa ada temuan sejumlah Kemdaraan dinas milik negara yang masih dikuasai mantan pejabat di daerah, contohnya ditemukan di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel).

"Ada  4 mobil dan 2 motor dengan status pinjam pakai oleh mantan pejabat di lingkungan Pemkot (Pemerintah Kota) Prabumulih namun hingga saat ini kendaraan tersebut belum dikembalikan kepada negara” kata Febri Diansyah di Jakarta , Rabu (6/11/2019).

Febri menjelaskan bahwa maksud kedatangan Tim KPK ke Prabumulih itu sebenarnya dalam melakukan rapat pertemuan sekaligus monitoring terkait evaluasi yang berlangsung sejak 4 hingga 5 November 2019. Menurut Febri, tim KPK juga menemukan adanya sejumlah aset milik pemerintah milik Pemkot Prabumulih yang belum bersertifikat.

"Terkait aset tanah, dilaporkan oleh Badan Pertanahan ada penambahan 9 sertifikat yang telah diterbitkan sehingga menjadi 158 dari total 278 aset berupa tanah di lingkungan Pemkot Prabumulih yang telah disertifikasi. Sisanya berjumlah 120 aset, dilaporkan sebanyak 34 aset sedang dalam proses sertifikasi sehingga menyisakan 86 aset tanah lainnya yang belum bersertifikat ," kata Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta. 

KPK mengharapkan agar aset-aset tersebut hendaknya segera ditertibkan agar tidak menimbulkan kerugian keuangan negara. KPK mendorong agar Pemkot Prabumulih mengoptimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dengan menggali potensi pajak daerah.

“Telah terpasang  sebanyak 40 tapping box sebagai alat pencatatan pajak online pada wajib pajak pelaku usaha pengelola hotel, restoran, tempat hiburan dan parkir. Penerapan pencatatan pajak online kepada para pelaku usaha khususnya pada tempat-tempat yang berpotensi penerimaan pajak” jelasnya . 

Diharapkan hal tersebut menjadi salah satu strategi meningkatkan PAD Pemkot Prabumulih. Selanjutnya kata Febri Diansyah juga telah diajukan kembali terkait pemasangan di 43 titik wajib pajak baru. 

Febri menjelaskan sejunlah kemdaraan milik negara yang masih dipakai mantan pejabat adalah 4 unit mobil, masing-masing satu unit Toyota Land Cruiser tahun 2009 dengan harga perolehan Rp 1.608.600.000, satu unit Mitsubishi Kuda GLX tahun 2002 dengan harga perolehan Rp 124.000.000. 

Selanjtnya satu unit Mobil Kijang KF 80 tahun 1997 dengan harga perolehan Rp 87.000.000 dan satu unit Nissan Terano tahun 2003 dengan harga perolehan Rp 225.000.000 ditambah 2 unit motor masing-maaing satu unit motor Yamaha tahun 2003 dan satu unit motor Yamaha Jupiter Z tahun 2005 dengan harga perolehan Rp 12.473.416.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00