• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Kabupaten Jember Raih Award Smart Branding

6 November
22:31 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jember : Kabupaten Jember mendapat penghargaan Best City kategori Smart Branding pada Gerakan Menuju 100 Smart City yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Penghargaan tersebut diberikan atas kebijakan dan program yg dilaksanakan terkait dengan kepedulian terhadap produk lokal dan tenaga kerja lokal. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementrian Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan yang diterima oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Gatot Triyono, di Balai Sudirman Jakarta, Rabu (6/11/2019). 

Kebijakan Bupati Jember Faida yang pro terhadap produk lokal dan tenaga kerja lokal menjadi alasan kategori Smart Branding yang dianugerahkan kepada Kabupaten Jember. 

"Di Jember Bupati Faida telah Kebijakan pro produk lokal dan tenaga kerja lokal tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Jember," ujar Gatot Triyono melalui pesan pendek yang diterima RRI. 

Dijelaskan, Perda yang mengatur tentang produk lokal dan tenaga kerja lokal adalah Perda nomor 9 tahun 2016 tentang Perlindungan Pasar Rakyat dan Penataan Pusat Perbelanjaan Serta Toko Swalayan dan Perda nomor 2 tahun 2018 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal.

"Kebijakan pro produk lokal mengatur bahwa setiap pusat perbelanjaan atau swalayan wajib mengakomodir produk lokal minimal 20% dari barang yang dijual," tandasnya. 

Kabupaten Jember telah menjadi bagian dari Gerakan Menuju 100 Smart City sejak 2018 lalu. Program yang diselenggarakan Kementrian Kominfo ini bertujuan untuk mewujudkan kota cerdas di seluruh Indonesia. 

Dalam program Smart City ini, beberapa perbaikan kualitas layanan publik telah dilakukan. Salah satunya di kategori Smart Living yang fokus pada bidang kesehatan. Dengan program Jember Safety Center sistem emergency, program Fokus kepada Anak dan Ibu, program 1 desa 1 ambulans telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Jember.

D isamping itu, kepedulian Bupati Jember terhadap tenaga kerja lokal dituangkan dalam Perda 2/2018 bahwa setiap pemberi kerja wajib mengutamakan Tenaga Kerja Lokal dengan menyesuaikan kompetensinya. 

"Implementasinya diwujudkan dengan mewajibkan setiap investor yang masuk ke Kabupaten Jember untuk mengutamakan tenaga kerja lokal, perempuan dan difabel. Kebijakan ini memberikan dampak pada penurunan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Jember," terang Gatot. 

Atas Capaian yang telah diraih, Gatot turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak atas kerjasamanya selama ini. Kerjasama ini membuahkan penghargaan Best City Kategori Smart Branding.

“Kebijakan Ibu Bupati dan kerjasama seluruh stakeholder dalam mewujudkan Jember yang peduli produk lokal membuat nama Jember dikenal oleh masyarakat Indonesia dan dunia”, Pungkasnya. 

Dalam evaluasi Gerakan Menuju 100 Smart City ini juga diselenggarakan Expo Smart City. Kabupaten Jember membuka booth yang didesain dengan tema 4C yaitu Coffee, Chocolate, Cigar and Culture untuk memasarkan produk lokal Kabupaten Jember. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00