• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Tugas Bertambah, Moeldoko Akan Punya Wakil KSP

7 November
16:38 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko menyampaikan, bahwa instansi yang dipimpinnya akan ditambah personilnya, yaitu seorang wakil KSP. Penambahan personil seorang wakil KSP ini menurut Moeldoko sudah berdasarkan pertimbangan beban kerja yang bertambah.

Kantor Staff Kepresidenan kini berubah, berbeda dengan era lima tahun lalu. Perbedaan yang akan paling menyorot perhatian yaitu akan adanya seorang wakil KSP, yang akan membantu Kepala Staff Kepresidenan, Moeldoko. Moeldoko menjelaskan, saat ini Peraturan Presiden yang baru mengenai Kantor Staff Presiden masih disusun. 

"Nanti ada wakil Kepala Staf," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11/2019)

Moeldoko mengatakan, penambahan posisi wakil KSP ini karena pertimbangan beban kerja. Sebab, KSP diberi tugas tambahan sebagai "delivery unit" yang bertugas memastikan bahwa program prioritas yang telah dicanangkan Presiden Jokowi dijalankan dengan baik oleh tiap kementerian.

"Mungkin ada pertimbangan beban kerja. Nanti wakil staf lebih ke delivery unit, kastaf lebih ke policy-nya akan kita bagi seperti itu," kata Moeldoko.

Moeldoko memastikan bahwa wakil kepala yang dipilih berlatar belakang profesional, bukan kader parpol atau relawan.

"Recruitment yang menjadi pilar utamanya adalah profesional. Sumber-sumbernya bisa dari kalangan profesional, bisa dari kalangan partai politik, bisa dari kalangan relawaqn, ormas, dan NGO." Tambah Moeldoko.

Adapun untuk tenaga deputi masih akan tetap dipimpin oleh lima orang deputi. Kelima deputi tersebut akan dibantu oleh beberapa orang staff khusus deputi.  

Selain Peraturan Presiden mengenai Kantor Staff Presiden, Presiden Joko Widodo juga akan mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 mengenai Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia, dimana Wakil Panglima TNI akan dihidupkan, setelah terakhir ada di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00