• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada 2020

Kominfotik NTB Awasi Konten Hoaks dan Ujaran Kebencian di Musim Pilkada 2020

12 November
13:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : Ujaran kebencian, hoax dengan memanfaatkan media sosial (medsos) berpotensi terjadi pada pilkada serentak 2020 mendatang.

Menjatuhkan lawan politik untuk meraup suara, terlebih pada pemilih pemula melalui medsos dinilai sangat tepat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat I Gede Putu Aryadi mengatakan, antisipasi penyebaran konten – konten negatif akan diawasi sehingga ruang publik ini tidak ternodai dan dapat menimbulkan kegaduhan.

Sinergitas dengan jajaran tim syber akan dimaksimalkan dalam memantau penggunaan media sosial yang menyebar berita bohong dan lainnya yang dinilai tidak mendidik.

“Badan syber di Jakarta, badan syber sandi namanya menangani keamanan informasi. Kalau kita berbicara keamanan informasi bukan hanya konten informasinya yang harus sama tapi media pertukaran informasi itu juga harus sama,” katanya, Selasa (12/11/2019).

“Jaringan sebagai media pertukaran informasi memang harus aman juga dari perilaku peretasan maupun kejahatan syber. Nah itu menjadi konsen badan syber dan sandi nasional sehingga didaerah itu memang ada namanya bidang persandian,” sambungnya.

Literasi dan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan sehingga masyarakat sebagai wajib pilih bijak dalam bermedia sosial.

Tidak mudah membagikan atau menshare informasi yang diperoleh sebelum mengetahui dan mengklarifikasi kebenaran dari informasi tersebut.

“KPU dan Bawaslu dalam hal ini akan dilibatkan untuk mengawal penggunaan media sosial terlebih di saat pilkada serentak 2020 mendatang,” tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00