• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Intip 2 Fitur Baru Sistem Penerimaan CPNS 2019

13 November
21:47 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan 2 fitur baru dalam sistem penerimaan CPNS tahun ini. Berdasarkan hasil evaluasi tahun lalu, Tim Helpdesk BKN Wika mengatakan, BKN  menghadirkan fitur baru pada sistem sscasn, yaitu masa sanggah. Masa sanggah diperuntukkan bagi pelamar yang merasa bahwa berkas-berkas yang diajukan sudah sesuai, namun dinyatakan tidak lolos pada tahap administrasi.

"Masa sanggah ini gunanya untuk menyanggah atau mau komplain masalahnya. Misal, Mba merasa sudah upload ini itu, sudah dilakukan semua ketentuannya, tapi kok gak lolos? Nah itu bisa diadukan ke kami, nanti kami lihat apa yang salah. Dengan catatan, harus menunjukkan bukti," jelas Wika ketika ditemui RRI di Jakarta, Rabu (13/11/2019). 

Masa sanggah berlangsung selama 3 (tiga) hari, mulai 16 - 19 Desember 2019 setelah pengumuman seleksi berkas administrasi. 

Selain itu, hal yang berbeda tahun ini adalah formasi P1/TL. Plt Kabiro Humas BKN Paryono mengatakan, formasi ini ditujukan kepada pelamar CPNS 2018 yang memiliki nilai SKD memenuhi passing grade, maka boleh mengajukan kembali nilai itu di CPNS 2019.

"Kalau tahun lalu kan gak ada, kalau sekarang ada. P1/TL itu nilai tahun lalu dimasukkan ke tahun ini, apakah itu memenuhi passing grade atau tidak tergantung instansi yang dia pilih," ungkap Paryono di Jakarta, (13/11). 

"Lalu, kalau ternyata nilainya memenuhi passing grade tahun ini, pelamar bisa  memilih untuk melaksanakan ujian SKD atau tidak," sambungnya.

Pelamar boleh memilih formasi, jabatan dan instansi yang berbeda dengan tahun 2018, asalkan tingkat pendidikan dan instansi pendidikan sama. 

Kalaupun ingin mengikuti ujian kembali tahun ini, tetap diperbolehkan. Nantinya  nilai SKD terbaik, yang akan dipilih untuk mengisi formasi ke instansi terkait. 

Bagaimana cara pengisian formasi P1/TL?

Dihimpun dari informasi resmi BKN, terdapat beberapa cara pemilihan formasi bagi pelamar P1/TL sebagai berikut.

1. Pilih instansi yang dilamar. Jika instansi pilihan belum muncul dalam sistem, disarankan untuk mengecek kembali pengumuman instansi masing-masing mengenai waktu pembukaan pendaftaran instansi yang dilamar.

2. Setelah memilih instansi, pelamar dapat memilih jenis formasi (umum, cumlaude, penyandang disabilitas, dan sebagainya)

3. Klik tombol pilih, akan muncul formulir yang harus diisi. Pelamar dapat mengubah instansi dan formasi yang dipilih dengan klik tombol ulang.

4. Hal yang penting adalah, pilih pendidikan yang sama dengan pendidikan saat mendaftar di SSCN 2018.

5. Pilih jabatan yang dilamar. Jabatan boleh berbeda dari jabatan yang dilamar saat SSCN 2018.

6. Pelamar yang ingin menggunakan nilai P1/TL Tahun 2018 dapat memilih formasi, jabatan, dan instansi berbeda dengan tahun 2018, tetapi tingkat pendidikan dan pendidikan harus sama.

7. Kemudian akan muncul informasi mengenai nilai tes CPNS 2018 dan data lainnya.

8. Pelamar memilih lokasi formasi.

9. Nilai SKD 2018 akan muncul dan passing grade SKD jabatan yang akan dilamar pada SSCN 2019 juga akan muncul sebagai perbandingan.

10. Pelamar P1/TL dengan nilai SKD 2018 memenuhi passing grade SKD 2019, dapat memilih untuk mengikuti ujian SKD kembali atau tidak (muncul pilihan ya atau tidak). Pelamar yang memilih ikut ujian lagi, tetapi tidak hadir, dianggap gugur. Pelamar yang memilih mengikuti ujian akan diambil nilai SKD terbaik.

11. Jika nilai SKD 2018 tidak memenuhi passing grade SKD 209, pelamar wajib ikut SKD 2019.

12. Peserta yang ikut tes lagi selanjutnya memilih lokasi tes jika instansi memperbolehkan peserta memilih lokasi tes. Sedangkan jika pilihan ini tidak tersedia maka lokasi tes ditentukan oleh instansi.

13. Isi IPK sesuai yang tertera pada transkrip nilai. Untuk pelamar lulusan SMA/sederajat, isi dengan nilai ijazah.

14. Untuk instansi yang wajib menggunakan nilai tes bahasa inggris, pilih jenis tes sesuai persyaratan instansi.

15. Isi nomor ijazah.

16. Isi tahun lulus sesuai ijazah.

17. Isi jenis perguruan tinggi (dalam atau luar negeri).

18. Isi tanggal ijazah.

19. Jabatan SMA/sederajat, isi nama sekolah sesuai ijazah.

20. Ketik nama universitas atau sekolah dengan memasukkan kombinasi nama panjang/nama singkatan/penambahan nama daerah.

21. Ketik nama universitas/perguruan tinggi sesuai ijazah.

22. Isi program studi.

23. Jika nama prodi yang dililih telah terakreditasi BAN-PT, akan muncul datanya. Namun, jika belum terakreditasi, pelamar dapat mengisi secara mandiri. (Akreditasi prodi/lembaga saat lulus).

24. Isi kode captcha.

25. Klik tombol selanjutnya.

26. Unggah dokumen persyaratan, klik tombol selanjutnya.

27. Resume pendaftaran akan muncul, jika data sudah benar semua klik tombol akhiri dan proses pendaftaran.

28. Klik tombol iya.

29. Cetak kartu informasi akun dan kartu pendaftaran CPNS.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00