• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

KONI Jatim : Stop Goreng 'Bau' GBT, Jangan Benturkan Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim

14 November
19:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Komite Olahraga Nasional Indonesa (KONI) Jawa Timur mengajak soluruh pihak menghentikan polemik terkait status Stadion Galora Bung Tomo (GBT) sebagau salah satu nominasi venue laga Piala Dunia U21 Tahun 2021 mandatang.

"Saya yakin ini hanya salah persepsi. Tidak perlu diperpanjang. Sudah jelas kalau Gubernur Jatim sangat mendukung pemilihan Surabaya sebagai salah salu venue Piala Duma U21," ungkap Ketua KONI Jatim, Erlngga Satriagung di Sutabaya, Rabu (13/11/2019).

Menurut Erlangga, berita yang tersiar di masyarakat cuma sepotong-sepotong, sehingga tafsir yang muncul adalah Khofifah udak menginginkan Kota Surabaya menjadi salah satu venue pertandingan Piala Dunia. Semakin runcing, lanjut dia, karena yang ditonjolkan di media bahwa Khofifah mengajukan Stadion Kanjuruhan, Malang sebagai pengganti GBT.

"lsu inilah yang terus menerus digoreng dimedsos. padahal Gubernur sebatas memberi alternatif stadion yang bisa digunakan Piala Dunia selain GBT. Janganlah dibenturkan antara Pemkot Surabaya dengan Pemprov Jatim," tuturnya.

Dikatakan, munculnya opsi-opsi stadion lain hanya sebagai penegasan menjawab pertanyaan saat Gubernur diwawancarai mengenai ketiadaan stadion yang layak selain GBT. Namun demikian, ia memastikan GBT tetap menjadi pilihan utama.

"Kalau saya jadi Gubemur, Ialu ditanyakan apakah tidak ada stadion lain yang layak. masa saya langsung jawab iya? Tapi itu bukan berarti Gubemur menolak, tapi mencari rasionalitas yang tepat guna memperjuangkan Jawa Timur sebagai salah satu venue pertandingan laga Piala Dunia. Karena disana, banyak Provinsi Iain yang juga mengajukan diri," imbuhnya.

Ditanya soal bau sampah, Erlangga mengungkapkan permasalahan tersebut pasti ada solusinya. Peran Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya sangat panting dalam menuntaskan bau sampah yang berasal TPA Benowo yang kerap tercium di Stadion GBT.

"Kami yakin kalau ada keseriusan pasti ada solusi. Peran Pemprov ini sangat panting, karena mereka pembina teknis bidang LH yang menyangkut TPA Benowo. Jadi jangan kita Iupakan itu. Kadis LH juga diperlukan analisa teknisnya untuk meyakinkan semua pihak akan kelayakan GBT. Gak bisa hanya katanya dan katanya saja, tapi seharusnya kalau Kadis LH Jatim sudah turun tangan, solusinya bisa dipenanggungjawabkan secara ilmiah," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, Supratomo turut menegaskan komitmen Gubernur Jatim terhadap penyelenggaraan Piala Dunia U20 Tahun 2021 di Surabaya. Khoflfah, sebut dia, berniat akan mengawal seluruh proses persiapan penyelenggaraan event tersebut hingga usai agar lancer tanpa kendala apapun.

"Pada 7 Agustus Ialu, pak Erick Thohir yang turut berjasa memperjuangkan pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia sempat menyampaikan ke Bu Gubemur dan pak Wagub bahwa GBT turut diusulkan untuk venue Piala Dunia U20. Dan beliau berdua mendukung. Komitmen itu tidak berubah sampai saat ini, dan kami siap berkoordinasi dengan PSSI agar segalanya lancar termasuk dengan Dinas LH Provinsi," janji Supratomo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00