• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Dialog Kebangsaan RRI, Tumbuhkan Semangat Bela Negara Generasi Muda

15 November
18:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : Dialog Kebangsaan yang bertemakan “Toleransi Wujud Aksi Bela Negara” di Konferensi dan Teater Universitas Tanjungpura Pontianak, sangat efektif untuk pendekatan langsung kepada generasi muda dan masyarakat. Bagi kalangan mahasiswa dan kawula muda, Dialog ini sangat bermanfaat, yakni langsung mendapatkan informasi baru dari paparan langsung dari narasumber, termasuk cara pendekatannya terhadap masyarakat Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat.

Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan RRI bersama, Kemenhan dan Kominfo ini merupakan program yang memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan semangat bela negara dan cinta tanah air bagi generasi muda.

“Pastinya kita banyak dapat ilmu yang bermanfaat, terutama dlaam segi bela negara, yaitu kita harus toleransi dan bagaimana kita menanggapi suatu permasalahan yang hangat di negeri ini dari konflik, sara, hoax dan bagaimana kita menanggulanginya dan bagaimana peran kita sebagai generasi muda yang harus memberikan dedikasi terbaik untuk bangsa ini," ungkap Perwakilan Alumni Parade Cinta Tanah Air-PCTA Kalimantan Barat, Aldino usai mengikuti Dialog Kebangsaan RRI di Gedung Konferensi dan Teater Universitas Tanjungpura-Untan Pontianak, Jumat (15/11/2019).

Aldino  mengaku sangat menikmati setiap waktu dalam acara dialog kebangsaan, baik dari segi coffe breaknya maupun materi yang disampaikan tidak membosankan, terutama paparan dari narasumber dari Dirjen Potensi Pertahanan-Pothan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI Profesor. DR., Ir. Bondan Tiara Sofyan dan beberapa narasumber lainnya yang memberikan ilmu bagi generasi muda. Sebagai generasi muda yang juga Alumni PCTA, Aldino mengaku akan mengaplikasikan perspektif positif untuk dedikasi kawula muda terhadap bela negara.

Alumni PCTA Kalbar ini sependapat bahwa bela negara bukan militerisasi, tetapi dari perilaku yang simpel bagi mahasiswa ataupun generasi muda dapat dilakukan, seperti dalam kinerja belajar maupun sosialisasi serta interaksi satu sama lain. Tentunya tugas yang harus dilakukan para generasi mudah harus melanjutkan estafet bela negara yang positif untuk bangsa ini.

“Untuk mensuport para kawula muda, kami sebagai generasi muda harus berperan sebagai kader dan mampu memanjangkan tangan kepada genera-generasi lainnya yang mungkin tidak sempat mengikuti dialog kebangsaan ini untuk shering tentang peran penting generasi muda dalam bela negara," tukasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00